This Author published in this journals
All Journal Bangunan
Sugiyanto Sugiyanto
Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Negeri Malang

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

PREDIKSI PRODUKTIFITAS KERJA PADA PEKERJAAN TANAH DAN PONDASI BANGUNAN TAK BERTINGKAT Sugiyanto Sugiyanto; Made Wena
Bangunan Vol. 25 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i22020p11-24

Abstract

Kelompok pekerja bangunan yang mengerjakan jenis pekerjaan pengalian tanah, pasangan anstampeng batu kali, pasangan pondasi batu kali, dan pasangan rolag diatas pondasi masih perlu mendapat perhatian, terutama munculnya faktor pengaruh ekternal dan internal dalam bekerja, sehinga mengurangi capaian hasil kerja yang masih rendah dan kurang memberi keuntungan terhadap jasa pelaksana konstruksi. Penelitian mengunakan cara survei, wawancara dan observasi hasil kerja pada setiap jenis pekerjaan konstruksi kepada kelompok pekerja dari pekerja, tukang, mandor dan pelaksana di kota Malang bekerja pada jasa pengembang bangunan tak bertingkat. Hasil penelitian diperoleh sumbangan atribut pada sosio ekonomi meliputi: pengalamam profesi pekerja antara 5-7 th, pendidikan formal yang dicapai sebelum bekerja min SD, Pelatihan ketrampilan kerja yang diperoleh melalui belajar dari tukang atasan, upah satuan harian,Jarak timbunan material kerja terhadap tempat pasangan komponen konstruksi, dan penataan site material dan tempat kerja konstruksi.sumbangan pada lingkungan sarana kerja meliputi variabel: site lokasi pekerjaan konstruksi, ketersediaan material sebelum mengawali pekerjaan konstruksi, kelengkapan peralatan kerja bantu yang dimiliki oleh masing profesi, cara mengunakan material dan metode kerja, Kondisi Cuaca saat berlangsung jam kerja, Profesi tetap sebagai tenaga kerja disektor bangunan, Koefisien upah dari kelompok pekerja dari jenis pekerjaan diperoleh dari hasil capaian produktivitas kerja real dilapangan dalam ukuran waktu kerja 7 jam sehari.
ANALISIS KINERJA RUAS JALAN RAYA SINGOSARI KABUPATEN MALANG Agustina P F Seran; Sugiyanto Sugiyanto; Pranoto Pranoto
Bangunan Vol. 25 No. 2 (2020)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v25i22020p25-38

Abstract

Peningkatan volume lalu lintas jika tidak diimbangi dengan kinerja jaringan jalan yang baik akan menyebabkan terjadinya kemacetan. Dengan mengetahui tingkat pelayanan jalan saat ini, dapat ditentukan penanganan yang tepat untuk meningkatkan kinerja jalan.Tujuan penelitian : (1) Mengetahui karakteristik lalu lintas Jalan Raya Singosari; (2) Mengetahui kinerja ruas Jalan Raya Singosari; (3) Mengetahui kinerja ruas Jalan Raya Singosari setelah diterapkan alternatif penanganan masalah lalu lintas yang terjadi.Metode dilakukan dengan survei geometri jalan, survei volume kendaraan, survei kecepatan kendaraan, dan survei hambatan samping. Analisis data menggunakan Manual Kapasitas Jalan Indonesia 1997. Penelitian dilakukan pada hari Minggu, Senin, dan Selasa pukul 06.00-22.00.Hasil penelitian : (1) Karakteristik lalu lintas pada ruas Jalan Raya Singosari arah Lawang, volume kendaraan tertinggi sebesar 2561,8 smp/jam pada pukul 16.30 – 17.30, kecepatan rata-rata 26,31 km/jam, dan kepadatan rata-rata 155,99 smp/km. Sedangkan untuk arah Malang, volume kendaraan tertinggi sebesar 2455,4 smp/jam pada pukul 16.00 -17.00, kecepatan rata-rata 29,34 km/jam, dan kepadatan rata-rata 132,35 smp/km. (2) Tingkat pelayanan rata-rata pada ruas Jalan Raya Singosari berada di rentang D dan E dengan tingkat pelayanan pada jam puncak adalah F. (3) Dengan alternatif pelebaran jalan dalam bentuk penambahan 1 lajur, tingkat pelayanan menjadi lebih baik di kelas C. Sedangkan dengan alternatif penerapan jalan tanpa hambatan samping, tingkat pelayanan menjadi lebih baik di kelas C dan D.
MODEL TARIKAN PERGERAKAN KENDARAAN PADA PUSAT KEGIATAN PENDIDIKAN SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN DI BANYUWANGI Diyah Pratiwi; Sugiyanto Sugiyanto; Bambang Supriyanto
Bangunan Vol. 24 No. 2 (2019)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v24i22019p27-36

Abstract

Banyaknya moda kendaraan dapat menimbulkan masalah baru pada Sekolah Menengah Kejuruan yang umumnya tidak memiliki jalur khusus untuk menurunkan penumpang. Perlu dicari model tarikan pergerakan kendaraan yang ditimbulkan oleh banyaknya kendaraan. Penelitian ini untuk mengetahui jumlah tarikan pergerakan kendaraan, karakteristik sosial ekonomi dan perjalanan siswa, guru dan karyawan, serta membuat model tarikan pergerakan kendaraan pada Sekolah Menengah Kejuruan di Banyuwangi. Metode pengumpulan data survey dan kuisioner, analisis statistik dekriptif, analisis korelasi, dan analisis regresi linier berganda. Hasil penelitian jumlah tarikan pergerakan kendaraan di SMKN 1 Glagah Banyuwangi untuk kendaraan bermotor roda 2 1.292 kendaraan, roda 4 13 kendaraan, total roda 2 dan roda 4 1.303 kendaraan, SMKN 1 Banyuwangi untuk kendaraan bermotor roda 2 1.189 kendaraan, roda 4 14 kendaraan, total roda 2 dan roda 4 1.203 kendaraan, SMK PGRI 1 Giri Banyuwangi untuk kendaraan bermotor roda 2 sebanyak 759 kendaraan, roda 4 10 kendaraan, total roda 2 dan roda 4 769 kendaraan, dan SMK Sri Tanjung Banyuwangi untuk kendaraan bermotor roda 2 228 kendaraan, roda 4 8 kendaraan, total roda 2 dan roda 4 236 kendaraan. Karakteristik sosial ekonomi dan perjalanan yang mendominasi adalah jumlah kepemilikan sepeda motor 1 unit sebanyak 43,2 persen, jumlah kepemilikan mobil 0 unit 83 persen, jarak tempat tinggal ke sekolah lebih dari 5 km 38,3 persen, waktu perjalanan ke sekolah lebih dari 15 menit 31 persen, moda transportasi sepeda motor 91,8 persen. Model tarikan pergerakan kendaraan yang didapat yaitu (1) tarikan kendaraan roda 2 dan roda 4 Y adalah -163,104 + 0,722X5, R2 adalah 0,958; (2) tarikan kendaraan roda 2 Y1 adalah -169,085 + 0,719X5, R2 adalah 0,957; (3) tarikan kendaraan roda 4 Y2 adalah 5,328 + 0,004X5, R2 adalah 0,973; dengan variabel bebas (X5) adalah jumlah siswa.