This Author published in this journals
All Journal Bangunan
Tri Kuncoro
Departemen Teknik Sipil dan Perencanaan, Universitas Negeri Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONDISI PERUSAHAAN JASA KONSTRUKSI DI KOTA MALANG Sudomo Sudomo; Tri Kuncoro
Bangunan Vol. 22 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v22i22017p51-66

Abstract

Pekerjaan konstruksi yang berisiko besar dan/atau yang berteknologi tinggi dan/atau berbiaya besar harus dilakukan oleh badan usaha yang berbentuk perseroan terbatas (PT) atau badan usaha asing yang dipersamakan. Pembatasan jenis pekerjaan tersebut dimaksudkan untuk memberikan perlindungan terhadap para pihak maupun masyarakat atas risiko pekerjaan konstruksi. Faktor-faktor yang mempengaruhi kinerja, yaitu sebagai berikut: (1) Personal factors, (2) Leadership factors, (3) Team factors, (4) System factors, and (5) Contextual/situational factors. Personal factors.Faktor-faktor yang menunjang terhadap kinerja perusahaan jasa konstruksi meliputi: personalia/sumber daya manusia, faktor keuangan, faktor pengalaman kerja, dan faktor peralatan. Faktor personalia/sumber daya manusia untuk menjelaskan tingkat pendidikan penanggung jawab badan usaha, tingkat pendidikan penanggung jawab teknik badan usaha, jumlah tenaga kerja, asal tenaga kerja serta kondisi tenaga ahli yang dipekerjakan. Keberhasilan perusahaan salah satunya bukan diukur dari ukuran besar keuangannya dan tidak dapat lagi menjadi satu-satunya penentu keberhasilan perusahaan.
BAGAIMANA MENGUKUR KINERJA INDUSTRI JASA KONSTRUKSI Tri Kuncoro
Bangunan Vol. 22 No. 2 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um071v22i22017p75-80

Abstract

Kinerja kontraktor, konsultan perencana dapat diukur key performance indicators (KPIs)/ indikator kinerja utama (IKU). Hal tersebut, dalam upaya untuk mengidentifikasi kekuatan dan kelemahan kinerja jasa konstruksi dalam kurun waktu tertentu. Key performance indicators (KPIs)/ indikator kinerja utama (IKU) berbeda dari satu negara ke negara lain. Hal tersebut, mengacu pada kondisi pasar yang berbeda, kebijakan, strategi, budaya, hukum, dan lingkungan persaingan yang berbeda. Industri konstruksi saat ini memiliki misi layanan jasa yang berfokus pada pelanggan. Perspektif pelanggan mencakup tiga indikator, yaitu, kualitas pelayanan dan kerja, kepuasan pelanggan, dan pangsa pasar. Kualitas pelayanan dan pekerjaan menempati urutan kedua penting setelah profitabilitas. Indikator kinerja seperti kepuasan pelanggan eksternal, keamanan, efisiensi bisnis, dan efisiensi-Ketekunan perencanaan semakin menjadi penting. indikator kinerja industri kontraktor, konsultan perencana, dan konsultan pengawas, di Malang Raya, meliputi: (1) kapabilitas pelaksana dalam pekerjaan finishing, (2) penyelesaian waktu pekerjaan konstruksi, (3) manajemen pelaksana proyek yang berpengalaman, (4) keuangan dan Perpajakan, (5) produktivitas tenaga kerja, (6) pendayagunaan peralatan, (7) kualitas bahan material.