Putri Nurul Adilah
Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Islam Bandung, Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbandingan Hasil Metode Operasi dan Tanpa Operasi pada Pasien Glukoma di RSUD Welas Asih Periode Tahun 2021-2025 Putri Nurul Adilah; Bambang Setiohadji; Caecielia Makaginsar
Bandung Conference Series: Medical Science 223-230
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.22124

Abstract

Abstract. Glaucoma is a major cause of irreversible blindness characterized by elevated intraocular pressure (IOP), optic nerve damage, and progressive visual impairment, requiring appropriate management to control disease progression. This study aimed to analyze the comparison between surgical and non-surgical methods in reducing IOP and improving visual acuity among glaucoma patients at RSUD Welas Asih during the 2021–2025 period. A comparative quantitative study with a retrospective cross-sectional design was conducted. The study involved 55 glaucoma patients who met the inclusion and exclusion criteria, consisting of 26 patients in the surgical group and 29 patients in the non-surgical group, selected through purposive sampling. Data were obtained from medical records, including pre and post treatment IOP and visual acuity values, and analyzed using univariate and bivariate statistical tests, both parametric and non-parametric, according to data distribution. The results demonstrated a greater and statistically significant reduction in IOP in the surgical group compared to the non-surgical group in both eyes (p<0.05). Improvement in visual acuity was also more apparent in the surgical group, particularly in the right eye, while the left eye showed relatively comparable outcomes. Data analysis was performed by comparing pretest and posttest differences between groups to assess variations in clinical outcomes. Abstrak. Glaukoma merupakan salah satu penyebab utama kebutaan ireversibel yang ditandai oleh peningkatan tekanan intraokular (TIO), kerusakan saraf optik, dan penurunan fungsi penglihatan, sehingga diperlukan penatalaksanaan yang tepat untuk mengendalikan progresivitas penyakit. Penelitian ini bertujuan menganalisis perbandingan hasil metode operasi dan tanpa operasi terhadap penurunan TIO dan perbaikan visual acuity pada pasien glaukoma di RSUD Welas Asih periode 2021–2025. Penelitian menggunakan desain kuantitatif komparatif dengan pendekatan potong lintang retrospektif. Subjek penelitian berjumlah 55 pasien glaukoma yang memenuhi kriteria inklusi dan eksklusi, terdiri atas 26 pasien kelompok operasi dan 29 pasien kelompok tanpa operasi, yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data diperoleh dari rekam medis berupa nilai TIO dan visual acuity sebelum dan sesudah tindakan, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan uji statistik parametrik dan nonparametrik sesuai distribusi data. Hasil analisis menunjukkan penurunan TIO yang lebih besar dan bermakna secara statistik pada kelompok operasi dibandingkan kelompok tanpa operasi pada mata kanan dan kiri (p<0,05). Perbaikan visual acuity juga lebih terlihat pada kelompok operasi, terutama pada mata kanan, sedangkan pada mata kiri menunjukkan hasil yang relatif sebanding. Analisis dilakukan dengan membandingkan selisih nilai sebelum dan sesudah tindakan antar kelompok untuk menilai perbedaan efek klinis terapi.