Nur annisa rahmawati
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Gambaran Tingkat Pendidikan dan Status Pekerjaan Ibu Hamil dengan Risiko Kekurangan Energi Kronis di Klinik Utama Barokah Tahun 2020-2025 Nur annisa rahmawati; Annisa Rahmah Furqaani; Eka Nurhayati
Bandung Conference Series: Medical Science 1523-1530
Publisher : UNISBA Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29313/bcsms.v6i1.23708

Abstract

Abstract. Chronic Energy Deficiency (CED) in pregnant women remains a public health problem that affects maternal and fetal health. Sociodemographic factors, particularly educational level and employment status, play an important role in nutritional fulfillment during pregnancy. This study aimed to describe the educational level and employment status of pregnant women with Chronic Energy Deficiency (CED) risk at Klinik Utama Barokah, Bandung Regency, during the period 2020–2025. This study employed a descriptive retrospective design using secondary data obtained from medical records of pregnant women attending antenatal care services. The study population consisted of 892 pregnant women selected using total sampling. CED risk was determined based on mid-upper arm circumference (MUAC) < 23.5 cm and body mass index (BMI) < 18.5 kg/m². Data were analyzed using univariate analysis. The results showed that 13.00% of pregnant women had CED risk based on MUAC and 10.31% based on BMI. Most pregnant women with CED risk had a senior high school education level (64.71%) and were unemployed (65.44%). In conclusion, CED risk among pregnant women remains prevalent, particularly among those with secondary education and unemployed status, highlighting the need for strengthened nutritional education and continuous nutritional monitoring during pregnancy. Abstrak. Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada ibu hamil masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat yang berdampak terhadap kesehatan ibu dan janin. Faktor sosial-demografi, khususnya tingkat pendidikan dan status pekerjaan, berperan dalam pemenuhan kebutuhan gizi selama kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan tingkat pendidikan dan status pekerjaan ibu hamil dengan risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) di Klinik Utama Barokah Kabupaten Bandung periode tahun 2020–2025. Penelitian ini menggunakan desain deskriptif dengan pendekatan retrospektif menggunakan data sekunder yang bersumber dari rekam medis ibu hamil. Populasi penelitian adalah seluruh ibu hamil yang melakukan kunjungan antenatal care selama periode penelitian dengan teknik total sampling sebanyak 892 responden. Risiko KEK ditentukan berdasarkan pengukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) < 23,5 cm dan Indeks Massa Tubuh (IMT) < 18,5 kg/m². Analisis data dilakukan secara univariat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebesar 13,00% ibu hamil memiliki risiko KEK berdasarkan LiLA dan 10,31% berdasarkan IMT. Sebagian besar ibu hamil dengan risiko KEK memiliki tingkat pendidikan SMA atau sederajat (64,71%) dan berstatus tidak bekerja (65,44%). Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa risiko KEK masih ditemukan pada ibu hamil, terutama pada kelompok dengan pendidikan menengah dan tidak bekerja, sehingga diperlukan penguatan edukasi gizi dan pemantauan status gizi ibu hamil secara berkelanjutan.