Nur Baety Habibah Jannah
Univesitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Manajemen Sarana dan Prasarana: Analisis Ergonomis Sekolah Inklusif Nur Baety Habibah Jannah; Nur Baety Habibah Jannah; Lailaturrohmah Fadhilah
Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, dan Pengelolaan Pendidikan Vol. 5 No. 12 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17977/um065.v5.i12.2025.8

Abstract

Sarana dan prasarana pendidikan berperan penting dalam mendukung tercapainya tujuan pembelajaran, terutama di sekolah inklusi yang melayani siswa dengan kebutuhan beragam. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan prinsip ergonomi dalam manajemen sarana dan prasarana sekolah inklusif guna menciptakan lingkungan belajar yang aman, nyaman, dan aksesibel bagi seluruh peserta didik. Penelitian menggunakan metode Systematic Literature Review (SLR) dengan menganalisis berbagai sumber nasional dan internasional yang relevan dengan ergonomi pendidikan dan manajemen fasilitas sekolah inklusif. Hasil kajian menunjukkan bahwa penerapan manajemen sarana dan prasarana berbasis ergonomi melalui tahapan planning, organizing, actuating, dan controlling berperan penting dalam meningkatkan efektivitas pembelajaran serta kesejahteraan fisik dan mental siswa. Prinsip ergonomi yang meliputi kenyamanan, keamanan, aksesibilitas, dan fleksibilitas terbukti meningkatkan partisipasi siswa, mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal, serta memperpanjang usia pakai fasilitas. Selain itu, kepatuhan terhadap regulasi nasional seperti Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 dan Permendikbud Nomor 70 Tahun 2009 menjadi landasan penting dalam memastikan hak pendidikan inklusif terpenuhi. Dengan demikian, penerapan analisis ergonomi dalam manajemen sarana dan prasarana sekolah inklusif tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran, tetapi juga mendorong terwujudnya pendidikan yang setara, ramah disabilitas, dan berkelanjutan.