Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Aksesibilitas Layanan, Literasi Administrasi, dan Kepemilikan Dokumen Kependudukan di Wilayah Perbatasan Kabupaten Kepulauan Talaud Djonny Pabisa; Gatiningsih Gatiningsih; M. Nawawi; Dewi Kurniasih; Puji Astuti
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 5 No. 11 (2026): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian (Issue in Progres)
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v5i11.6342

Abstract

Administrasi kependudukan di wilayah perbatasan tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan layanan, tetapi juga oleh kemampuan warga memahami dan menavigasi sistem administrasi. Penelitian ini menganalisis pengaruh aksesibilitas layanan dan literasi administrasi terhadap kepemilikan dokumen kependudukan di Kabupaten Kepulauan Talaud. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain survei eksplanatori cross-sectional yang melibatkan 100 responden di Kecamatan Melonguane, Lirung, dan Kalongan. Data dikumpulkan pada Mei sampai Juli 2026 dan dianalisis menggunakan Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS-SEM) dengan hierarchical component model dua tahap. Hasil menunjukkan bahwa aksesibilitas layanan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kepemilikan dokumen kependudukan (B = 0,352; p < 0,001), sedangkan literasi administrasi menunjukkan pengaruh yang lebih kuat (B = 0,439; p < 0,001). Kedua konstruk secara bersama-sama menjelaskan 42,9% variasi kepemilikan dokumen (R² = 0,429). Secara deskriptif, akses digital dan literasi digital administratif merupakan dimensi yang relatif paling lemah, sementara kelengkapan dokumen dasar berada pada kondisi yang lebih baik. Temuan ini menegaskan bahwa penguatan administrasi kependudukan di wilayah kepulauan-perbatasan memerlukan integrasi antara perluasan akses layanan dan peningkatan kapasitas administratif warga, khususnya melalui pendampingan digital dan pemutakhiran data secara proaktif.