Julizar Julizar
Sekolah Pascasarjana, Universitas Lancang Kuning

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

KECERDASAN EMOSIONAL TERHADAP KINERJA KARYAWAN MELAUI MEDIASI KREATIVITAS KERJA KARYAWAN: STUDI EMPIRIS PADA KARYAWAN DINAS LINGKUNGAN HIDUP KABUPATEN ROKAN HILIR Julizar Julizar; Wita Dwika Listihana; Junaidi Junaidi
Jurnal Daya Saing Vol. 11 No. 3 (2025): Transformasi Manajemen, Kepemimpinan, dan Pemasaran Digital di Era Ekonomi Mod
Publisher : Komunitas Manajemen Kompetitif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35446/dayasaing.v11i3.2380

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh kecerdasan emosional terhadap kinerja karyawan dengan kreativitas kerja sebagai variabel mediasi. Fokus studi ini adalah pada karyawan Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Rokan Hilir, yang memiliki peran penting dalam menjaga kualitas lingkungan daerah. Kecerdasan emosional dipandang sebagai kemampuan individu dalam memahami, mengelola, dan mengekspresikan emosi secara konstruktif yang berpengaruh terhadap produktivitas kerja. Di sisi lain, kreativitas kerja menjadi salah satu bentuk aktualisasi diri yang mampu mendorong solusi inovatif dalam penyelesaian tugas-tugas lingkungan yang kompleks. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner tertutup yang disebarkan kepada sejumlah responden yang dipilih secara purposive. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode Structural Equation Modeling (SEM) berbasis Partial Least Square (PLS). Hasil penelitian menunjukkan bahwa kecerdasan emosional berpengaruh positif dan signifikan terhadap kreativitas kerja, serta terhadap kinerja karyawan secara langsung. Selain itu, kreativitas kerja terbukti memediasi secara signifikan hubungan antara kecerdasan emosional dan kinerja karyawan. Implikasi dari penelitian ini menegaskan pentingnya pengembangan kecerdasan emosional dan stimulasi kreativitas sebagai strategi peningkatan kinerja aparatur pemerintah daerah, khususnya dalam sektor lingkungan hidup yang menuntut fleksibilitas dan solusi inovatif.