Pada Era modernisasai saat ini pendidikan dinilai belum berhasil dalam membentuk manusia seutuhnya. Padahal Pendidikan merupakan salah satu pembentuk karakter dan kepribadian manusia seutuhnya. Akan tetapi pada faktanya dalam praktik pendidikan pembentukan kepribadian banyak mengalami degradasi moral. Oleh karena itu dari beberapa contoh kemorosotan tersebut karya sastra dapat dijadikan media pendidikan untuk mengembangkan, mengubah, dan membentuk kepribadian dan sikap siswa. Berdasarkan uraian diatas analisis nilai moral dalam sebuah novel seperti Kembara Rindu dapat menjadi alat yang efektif dalam pembelajaran bahasa indonesia. Tujuan dari penelitian ini diantaranya pertama, Untuk mendeskripsikan dan menganalisis Bentuk nilai moral pada novel kembara rindu. Kedua untuk mendeskripsikan dan menganalisis Bagaimana implikasi nilai moral dalam pembelajaran bahasa Indonesia. Pendekatan yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Jenis penelitian deskriptif menghasilkan data yang berupa kata-kata dalam bentuk kutipan. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini mengacu pada teori pendekatan struktural menurut Levi-Strauss mencari buku-buku tentang nilai moral atau literatur lain kemudian Membaca keseluruhan cerita terlebih dahulu Menandai bagian kata, kalimat, atau penggalan dialog yang berhubungan dengan nilai-nilai moral Setelah data terkumpul kegiatan berikutnya adalah menganalisis data. Hasil dari peenelitian yang dilakukan pada novel kembara rindu di temukan beberapa bentuk nilai moral diantaranya Kasih sayang, Empati, Rasa hormat, dan Kejujuran. Adapun implikasi nilai moral dalam pembelajaran bahasa indonesia di antaranya kesadaran akan etika berbahasa, memahami arti kebenaran, kehormatan, empati, keterlibatan sosial, sekaligus manpu mengembangkan karakter individual, dan juga yang tidak kalah pentingnya ialah akan adanya penghargaan terhadap keindahan bahasa.