Fraktur ossa antebrachi merupakan cedera berupa patahnya tulang pada lengan bawah yang dapat melibatkan os radius dan os ulna, maupun kedua tulang tersebut secara bersamaan. Pemeriksaan radiografi merupakan salah satu pemeriksaan penunjang yang penting untuk mengidentifikasi lokasi fraktur, membantu mene-gakkan diagnosis, dan memberikan informasi sebagai dasar dalam penanganan pasien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui proyeksi radiografi serta faktor eksposi yang digunakan pada pemeriksaan ossa antebrachi sinistra dengan sangkaan multiple fraktur 1/3 medial os radius dan os ulna di Instalasi Radiologi Rumah Sakit Adam Malik Medan. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan studi kasus. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi langsung terhadap prosedur pemeriksaan radiografi dan dokumentasi hasil radiograf pasien yang menjalani pemeriksaan ossa antebrachi sinistra dengan dugaan multiple fraktur. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif sesuai dengan prosedur pemeriksaan yang diterapkan. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dil-akukan, pemeriksaan radiografi dilaksanakan menggunakan dua proyeksi, yaitu An-tero-Posterior (AP) dan Lateral, dengan sistem Computed Radiography (CR). Faktor eksposi yang digunakan pada kedua proyeksi adalah 55 kV, 100 mA, dan 6 mAs. Kedua proyeksi tersebut mampu menampilkan anatomi ossa antebrachi secara optimal, meliputi elbow joint hingga wrist joint, sehingga lokasi fraktur pada os radius dan os ulna dapat diidentifikasi dengan jelas. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan proyeksi Antero-Posterior (AP) dan Lateral serta penggunaan faktor eksposi yang sesuai dapat menghasilkan citra radiografi yang optimal untuk mendukung proses diagnosis. Hasil pemeriksaan tersebut membantu dokter dalam menegakkan diagnosis serta menentukan penatalaksanaan yang tepat bagi pasien dengan sangkaan multiple fraktur ossa antebrachi sinistra.