Pagoda Sawi (Brassica narinosa L.) merupakan salah satu komoditas sayuran daun yang memiliki nilai gizi tinggi dan berpotensi untuk dikembangkan. Penggunaan komposisi media tanam yang tepat serta pemberian pupuk organik cair (POC) bonggol pisang dengan konsentrasi yang sesuai merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pertumbuhan dan hasil tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi media tanam, konsentrasi POC bonggol pisang, serta interaksi antara kedua perlakuan terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda. Penelitian dilaksanakan pada Januari–Maret 2026 menggunakan dua faktor RAL. Faktor pertama adalah komposisi media tanam, yaitu M1 (2 tanah : 1 sekam bakar : 1 pupuk kandang sapi), M2 (1 tanah : 1 cocopeat : 1 pupuk kandang sapi), dan M3 (2 tanah : 1 sekam bakar : 1 cocopeat). Faktor kedua adalah konsentrasi POC bonggol pisang, yaitu K1 (70 ml/L), K2 (80 ml/L), dan K3 (90 ml/L). Data dianalisis menggunakan analisis sidik ragam (ANOVA). Apabila terdapat analisis pengaruh nyata, dilanjutkan dengan Duncan Multiple Range Test (DMRT) pada taraf 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komposisi media tanam berpengaruh sangat nyata terhadap luas daun, jumlah daun, berat segar, berat akar, dan berat konsumsi, tetapi tidak berpengaruh nyata terhadap panjang akar. Perlakuan M2 memberikan pertumbuhan dan hasil terbaik pada tanaman sawi pagoda. Konsentrasi POC bonggol pisang, interaksi komposisi media tanam dan konsentrasi POC tidak berpengaruh nyata terhadap seluruh parameter pengamatan. Kombinasi M2K3 menunjukkan hasil yang relatif lebih tinggi dibandingkan kombinasi perlakuan lainnya. Komposisi media M2 berpotensi mendukung pertumbuhan dan hasil tanaman sawi pagoda.