This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Nita Pratiwi
Universitas Padjadjaran

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Optimalisasi Manajemen Nyeri Non Farmakologis Pada Nyeri Akut Akibat Cholelithiasis di Ruang Bedah Rsud Pandega Pangandaran Nita Pratiwi; Irman Somantri; Siti Ulfah Rifa’atul Fitri
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.62177

Abstract

Nyeri akut merupakan salah satu masalah utama yang dialami pasien dengan cholelithiasis akibat obstruksi saluran empedu. Di Ruang bedah RSUD Pandega Pangandaran, penatalaksanaan nyeri masih didominasi oleh terapi farmakologis, sedangkan penerapan manajemen nyeri nonfarmakologis belum dilakukan secara optimal. Studi kasus ini bertujuan untuk mengoptimalkan manajemen nyeri nonfarmakologis pada pasien dengan nyeri akut akibat cholelithiasis melalui pendekatan analisis 3M (Man, Method, dan Material). Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan deskriptif pada seorang pasien cholelithiasis yang dirawat di Ruang bedah RSUD Pandega Pangandaran. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, serta analisis manajemen menggunakan pendekatan 3M. Hasil analisis menunjukkan adanya keterbatasan edukasi kepada pasien dan keluarga, belum optimalnya penerapan intervensi nonfarmakologis oleh perawat, serta belum tersedianya media edukasi sebagai pendukung pelayanan. Upaya optimalisasi dilakukan melalui penyusunan dan pemasangan poster edukasi mengenai teknik relaksasi Benson, relaksasi napas dalam, terapi musik, dan guided imagery disertai edukasi kepada pasien dan keluarga. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan pasien dan keluarga mengenai manajemen nyeri nonfarmakologis serta kemampuan pasien dalam mempraktikkan teknik relaksasi secara mandiri. Intervensi ini juga mendukung tersedianya media edukasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh perawat dalam meningkatkan mutu pelayanan keperawatan.