This Author published in this journals
All Journal Jurnal Ners
Arisman Zebua
Universitas Prima Indonesia

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Tingkat Kecemasan Dengan Kualitas Tidur Pada Pasien Gagal Ginjal Kronis Yang Menjalani Hemodialisis Ade Febriati Nasution; Agus Suhardin Ndruru; Arisman Zebua; Debora Sagala; Jhosi Efendi Saragih; Chrismis Novalinda Ginting
Jurnal Ners Vol. 10 No. 4 (2026): OKTOBER 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i4.64056

Abstract

Gagal ginjal kronis merupakan penyakit yang menyebabkan fungsi ginjal menurun secara perlahan dan terus-menerus, sehingga dapat mengganggu keseimbangan cairan dan elektrolit dalam tubuh. Pasien yang menjalani hemodialisis dapat mengalami berbagai masalah, baik fisik maupun psikologis, seperti kecemasan dan gangguan tidur. Kecemasan dapat muncul karena kondisi penyakit, komplikasi, keterbatasan aktivitas, masalah ekonomi, serta kekhawatiran terhadap kondisi kesehatan. Sementara itu, kualitas tidur dapat dinilai dari beberapa hal, seperti lama tidur, waktu yang dibutuhkan untuk tertidur, efisiensi tidur, gangguan saat tidur, penggunaan obat tidur, dan aktivitas pada siang hari. Tujuan mengetahui hubungan tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSU Royal Prima Medan. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional dan melibatkan 50 responden yang dipilih dengan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner Hamilton Anxiety Rating Scale (HARS) untuk mengukur kecemasan dan Pittsburgh Sleep Quality Index (PSQI) untuk menilai kualitas tidur. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square pada tingkat kemaknaan α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden mengalami kecemasan sedang, yaitu sebanyak 18 responden (36%), sedangkan 33 responden (66%) memiliki kualitas tidur yang buruk. Hasil uji Chi-Square diperoleh p-value = 0,000 < 0,05. Simpulan terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat kecemasan dengan kualitas tidur pada pasien gagal ginjal kronis yang menjalani hemodialisis di RSU Royal Prima Medan tahun 2026.