Arum Pratiwi
Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Muhammadiyah Surakarta

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Model pelayanan kesehatan dengan pendekatan profesionalisme keperawatan berbasis metoda tim Sri Mulyani; Arum Pratiwi; Dian Hudiyawati
Hik Vol. 19 No. 4 (2025): Volume 19 Nomor 4
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i4.992

Abstract

Background: The professionalism of health worker care plays an important role in increasing nurse and patient satisfaction. Negative responses to services indicate that performance is not optimal, one of which is caused by the role of health workers in care giving. Professional nursing care methods can increase patient satisfaction, but have not been applied in many services, so a pilot project is needed to apply these methods and analyze their impact. Purpose: To develop a health service model with a professional nursing approach based on team methods. Method: Quantitative research with a mix-method method, conducted at TK.III Slamet Riyadi Hospital, Surakarta in August 2024 - March 2025. The independent variable is the professional health service model, and the dependent variable is nurse and patient satisfaction. The sampling technique used accidental sampling with a total sample of 296 participants. Data analysis used univariate in the form of frequency distribution and bivariate using wilcoxon and mann whitney tests. Results: There was a statistically significant difference in nurse satisfaction before and after the MAKP intervention (Z = -4.377, p = 0.001), as well as a significant difference in patient satisfaction between the intervention and control groups (p = 0.001), with the Mean Rank of the intervention group (190.50) higher than the control group (106.50). These findings indicate that the MAKP intervention is effective in increasing satisfaction in both nurses and patients. Conclusion: The Team Method Professional Nursing Care Model is effective in improving patient and nurse satisfaction. Its implementation is shown to create structured, responsive, and patient-focused care, while establishing a supportive work environment for nurses.   Keywords: Health Care Model; Nursing Professionalism; Team Method.   Pendahuluan: Profesionalisme pelayanan tenaga kesehatan berperan penting dalam meningkatkan kepuasan perawat dan pasien. Respon negatif terhadap pelayanan menunjukkan bahwa kinerja belum optimal, salah satunya disebabkan oleh peran tenaga kesehatan dalam pemberian layanan. Metode asuhan keperawatan profesional dapat meningkatkan kepuasan, namun belum banyak diterapkan di beberapa layanan, diperlukan pilot project untuk mengaplikasikan metode ini dan menganalisis dampaknya. Tujuan: Untuk mengembangkan model pelayanan kesehatan dengan pendekatan profesionalisme keperawatan berbasis metoda tim. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode mix-method, dilaksanakan di Rumah Sakit TK.III Slamet Riyadi, Surakarta pada bulan Agustus 2024 – Maret 2025. Variabel independen dalam penelitian ini adalah model pelayanan kesehatan professional, sedangkan variabel dependen adalah kepuasan perawat dan pasien. Teknik pengambilan sampel menggunakan accidental sampling dengan jumlah sampel sebanyak 321 partisipan. Analisis data yang digunakan univariat dalam bentuk distribusi frekuensi dan bivariat menggunakan uji wilcoxon dan mann whitney. Hasil: Menunjukkan perbedaan yang signifikan secara statistik pada tingkat kepuasan perawat sebelum dan sesudah intervensi Metode Asuhan Keperawatan Profesional (MAKP) (Z = -4.377, p = 0.001), serta perbedaan signifikan tingkat kepuasan pasien antara kelompok intervensi dan kontrol (p = 0.001), dengan mean rank kelompok intervensi (190.50) lebih tinggi dari kelompok kontrol (106.50). Temuan ini mengindikasikan bahwa intervensi MAKP efektif meningkatkan kepuasan baik pada perawat maupun pasien. Simpulan: Model asuhan keperawatan profesional metode tim efektif meningkatkan kepuasan pasien dan perawat. Penerapannya terbukti menciptakan pelayanan yang terstruktur, responsif, dan berfokus pada kebutuhan pasien, sekaligus membentuk lingkungan kerja yang mendukung bagi perawat.   Kata Kunci: Metoda Tim; Model Pelayanan Kesehatan; Profesionalisme Keperawatan.
Pencegahan insiden keselamatan pasien menggunakan patient safety enhancement strategy berbasis milieu therapy Kristanti Indah Saraswati; Arum Pratiwi; Dian Hudiawati
Hik Vol. 19 No. 8 (2025): Volume 19 Nomor 8
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i8.1688

Abstract

Background: Patient safety is a crucial aspect of healthcare services that must be a top priority for hospitals. Patient safety incidents can lead to serious injuries, increased healthcare costs, and damage to institutional reputation. Therefore, effective strategies are needed to prevent such incidents, one of which is the implementation of Milieu Safety, which emphasizes creating a safe and supportive environment for patients. Purpose: To examine and evaluate efforts to prevent patient safety incidents using the patient safety enhancement strategy based on milieu therapy. Method: This study employed a quasi-experimental design with a pretest-posttest nonequivalent control group approach. The sample consisted of 220 hospitalized patients, divided into intervention and control groups. Data were collected through the Safety Satisfaction in Healthcare Questionnaire (SSHQ), patient safety incident reports, and observations of Milieu Safety implementation using the Patient Care Safety Assessment Tool (PCSAT). Data analysis was conducted using the Mann-Whitney test to compare differences between the two groups. Results: The intervention group that implemented the Milieu Safety strategy showed a significant increase in patient satisfaction (p = 0.005) and maintained stability in patient safety incidents compared to the control group. Conclusion: The Milieu Safety strategy is effective in preventing patient safety incidents and improving the quality-of-care satisfaction. Integration of this principle into nursing Standard Operating Procedures (SOPs) is highly recommended.   Keywords: Milieu Therapy; Patient Safety Enhancement Strategy; Patient Safety Incident Prevention.   Pendahuluan: Keselamatan pasien adalah aspek penting dalam pelayanan kesehatan yang harus menjadi prioritas utama rumah sakit. Insiden keselamatan pasien dapat menyebabkan cedera serius, meningkatkan biaya, dan merusak reputasi. Oleh karena itu, diperlukan strategi efektif untuk mencegahnya, salah satunya melalui penerapan milieu safety yang menekankan pada terciptanya lingkungan aman dan mendukung bagi pasien. Tujuan: Untuk menelaah dan menilai upaya pencegahan pencegahan insiden keselamatan pasien menggunakan patient safety enhancement strategy berbasis milieu therapy. Metode: Penelitian dengan desain quasi-experimental menggunakan pendekatan pretest-posttest nonequivalent control group design. Sampelnya terdiri dari 220 pasien rawat inap yang dibagi menjadi kelompok intervensi dan kontrol. Data dikumpulkan melalui kuesioner kepuasan pasien (SSHQ), laporan insiden keselamatan, dan observasi penerapan Milieu Safety menggunakan Patient Care Safety Assessment Tool (PCSAT). Analisis data dilakukan dengan uji Mann-Whitney untuk membandingkan perbedaan antara kedua kelompok. Hasil: Kelompok intervensi yang menerapkan strategi milieu safety menunjukkan peningkatan signifikan dalam kepuasan pasien dengan p-value 0.005 dan stabilitas insiden keselamatan pasien, dibandingkan kelompok kontrol. Simpulan: Strategi milieu safety efektif dalam mencegah insiden keselamatan pasien dan meningkatkan kepuasan layanan perawatan. Integrasi prinsip ini dalam Standar Prosedur Operasional (SPO) keperawatan sangat direkomendasikan.   Kata Kunci: Milieu Therapy; Patient Safety Enhancement Strategy; Pencegahan Insiden Keselamatan Pasien.