Supriyadi, Drs
Unknown Affiliation

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

HUBUNGAN ANTARA RASA KOMUNITAS DAN KOMITMEN ORGANISASI DENGAN KOHESIVITAS KELOMPOK PADA ANGGOTA SEKAA TERUNA-TERUNI DI BADUNG Vilayanti, Luh Putu Ela; Supriyadi, Drs
Jurnal Psikologi Udayana Vol 5 No 01 (2018)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (756.94 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2018.v05.i01.p15

Abstract

Masa remaja merupakan masa mengembangkan potensi diri sehingga diperlukan wadah untuk remaja mengembangkan kemampuan dirinya agar menjadi remaja yang lebih baik. Provinsi Bali memiliki suatu perkumpulan bagi remaja yang disebut dengan Sekaa Teruna-Teruni. Sekaa Teruna-Teruni merupakan kumpulan pemuda-pemudi yang berkembang atas dasar kesadaran dan tanggung jawab sosial. Kegiatan dan program kerja Seka Teruna-Teruni agar menjadi sukses diperlukan rasa komunitas, komitmen organisasi dan kohesivitas kelompok antar anggota, akan tetapi fakta yang terjadi pada beberapa anggota Sekaa Teruna-Teruni yaitu kehadiran anggota yang sedikit, keaktifan yang kurang, kegiatan yang kurang menarik, anggota banyak yang merantau, sibuk dengan pekerjaan rumah serta terjadinya kelompok-kelompok kecil. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara rasa komunitas dan komitmen organisasi dengan kohesivitas kelompok pada anggota Sekaa Teruna-Teruni. Subjek yang digunakan dalam penelitian ini adalah anggota Sekaa Teruna-Teruni di Badung yang berjumlah 99 orang. Instrumen dalam penelitian ini yaitu skala rasa komunitas, skala komitmen organisasi dan skala kohesivitas kelompok yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hipotesis dari penelitian ini adalah terdapat hubungan antara rasa komunitas dan komitmen organisasi dengan kohesivitas kelompok pada anggota Sekaa Teruna-Teruni di Badung. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan bahwa ketiga variabel tersebut berhubungan secara signifikan (p<0.05) dan diyakini bahwa variabel rasa komunitas dan komitmen organisasi dapat memprediksi kohesivitas kelompok. Varian rasa komunitas dan komitmen organisasi dapat menjelaskan varian kohesivitas kelompok sebesar 72,3%, sehingga dapat disimpulkan bahwa rasa komunitas dan komitmen organisasi dapat meningkatkan kohesivitas kelompok pada anggota Sekaa Teruna-Teruni. Kata kunci: kohesivitas kelompok, rasa komunitas, komitmen organisasi, Sekaa Teruna-Teruni
Hubungan Kontrol Diri, Beban Kerja, dan Dukungan Sosial Teman Sebaya terhadap Prokrastinasi Akademik pada Mahasiswa Universitas Udayana yang Bekerja Part Time Dinata, I Dewa Gede Angga; Supriyadi, Drs
Jurnal Psikologi Udayana Edisi Khusus
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (470.054 KB)

Abstract

Mahasiswa yang memilih untuk bekerja akan kehilangan sebagaian besar waktu untuk mengerjakan tugas, belajar maupun melakukan aktivitas pribadi lainnya. Kepadatan kegiatan perkuliahan dan bekerja cenderung menimbulkan kemungkinan terjadinya prokrastinasi akademik. Kontrol diri yang terdiri dari kemampuan untuk mengontrol perilaku, kognitif dan pengambilan keputusan dapat membantu mahasiswa untuk terhindar dari prokrastinasi akademik. Beban kerja yang rendah juga dinyatakan dapat menghindari kelelahan berlebih pada mahasiswa yang merupakan salah satu faktor yang memengaruhi terjadinya prokrastinasi akademik. Taraf dukungan sosial yang tinggi juga dapat menghindarkan mahasiswa dari prokrastinasi akademik, terutama dukungan sosial dari teman sebaya yang memiliki pengaruh besar pada masa remaja. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kontrol diri, beban kerja dan dukungan sosial teman sebaya terhadap prokrastinasi akademik pada mahasiswa Universitas Udayana yang bekerja part time. Subjek dalam penelitian ini adalah 110 orang mahasiswa Universitas Udayana yang bekerja part time, dipilih dengan menggunakan teknik two stage cluster sampling. Instrumen dalam penelitian ini adalah angket beban kerja, skala kontrol diri, skala dukungan sosial teman sebaya dan skala prokrastinasi akademik yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Hipotesis dari penelitian ini diuji dengan teknik analisis regresi berganda. Hasil analisis regresi berganda menunjukkan nilai R=0,757 dan adjusted R square sebesar 0,562. Hal ini menunjukkan bahwa kontrol diri, beban kerja, dan dukungan sosial teman sebaya memiliki hubungan terhadap prokrastinasi akademik dan dapat menjelaskan varian prokrastinasi akademik sebesar 56,2%, dengan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p<0,05), sehingga dapat disimpulkan bahwa kontrol diri, beban kerja dan dukungan sosial teman sebaya secara bersama-sama memiliki hubungan terhadap prokrastinasi akademik. Kata kunci: kontrol diri, beban kerja, dukungan sosial teman sebaya, prokrastinasi akademik, mahasiswa yang bekerja part time. ?
Hubungan antara citra tubuh dan konformitas terhadap perilaku konsumtif pada remaja putri di Universitas Udayana Windayanti, Ni Luh Ayu Putri; Supriyadi, Drs
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (357.934 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p10

Abstract

Perilaku konsumtif adalah tindakan yang dilakukan individu untuk membeli barang atau jasa yang berlebihan dan tanpa pertimbangan yang rasional, demi kepuasan fisik dan dorongan untuk memuaskan keinginan. Munculnya perilaku konsumtif tidak terlepas dari adanya faktor-faktor yang mempengaruhi seperti konformitas dan citra tubuh. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran citra tubuh dan konformitas pada remaja putri di Universitas Udayana. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik one stage cluster random sampling. Responden dalam penelitian ini adalah mahasiswi di Universitas Udayana yang berjumlah 227 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah Skala Perilaku Konsumtif, Skala Konformitas, dan Skala Citra tubuh yang sudah diuji reliabilitas dan validitasnya. Hasil uji regresi menunjukkan koefisien regresi sebesar 0,335 dan koefisien determinasi sebesar 0,113, dengan signifikasi sebesar 0,000 (p<0,05) yang berarti citra tubuh dan konformitas secara bersama-sama berperan sebesar 11,3% dalam menjelaskan varian perilaku konsumtif. Konformitas secara mandiri diyakini dapat beperan dalam mempengaruhi perilaku konsumtif dan citra tubuh secara mandiri tidak berperan secara signifikan terhadap perilaku konsumtif. Citra tubuh hanya dapat berperan ketika bersama-sama dengan variabel konformitas. Kata kunci: Perilaku konsumtif, konformitas, citra tubuh.
Kontribusi intensitas komunikasi di media sosial Instagram terhadap citra tubuh remaja perempuan pelajar SMA di Denpasar Brahmini, Ida Ayu Budha; Supriyadi, Drs
Jurnal Psikologi Udayana Vol 6 No 01 (2019)
Publisher : Program Studi Sarjana Psikologi, Fakultas Kedokteran, Universitas Udayana

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1182.759 KB) | DOI: 10.24843/JPU.2019.v06.i01.p11

Abstract

Citra tubuh adalah persepsi individu secara menyeluruh terhadap tubuhnya, yang meliputi pikiran, perasaan, dan perilaku terhadap tubuh yang dimilikinya. Penilaian tersebut tidak dapat dipisahkan dari faktor sosial, khususnya media. Melalui media remaja perempuan mengetahui informasi mengenai standar tubuh yang dianggap ideal di masyarakat. Beberapa tahun belakangan, media sosial berbasis gambar seperti Instagram menjadi alat komunikasi yang banyak digunakan oleh kalangan remaja perempuan. Penggunaan media sosial Instagram dapat ditinjau dari intensitas komunikasi antara pengguna media sosial tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran intensitas komunikasi di media sosial Instagram terhadap citra tubuh remaja perempuan dalam rentang usia 15-18 tahun di Denpasar. Pengambilan sampel dilakukan dengan teknik one stage cluster sampling. Responden yang digunakan dalam penelitian ini adalah remaja perempuan yang merupakan pengguna media sosial Instagram dari tiga Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) Denpasar berjumlah 311 orang. Alat ukur yang digunakan dalam penelitian ini adalah skala intensitas komunikasi di media sosial Instagram dan skala citra tubuh. Hipotesis penelitian diuji dengan metode analisis regresi sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang berlawanan arah dan tingkat hubungan sedang antara intensitas komunikasi di media sosial Instagram terhadap citra tubuh remaja perempuan pelajar SMA di Denpasar (R= 0,473; p < 0,05). Hasil tersebut menunjukkan bahwa semakin tinggi intensitas remaja perempuan dalam berkomunikasi di media sosial Instagram maka mengakibatkan semakin rendah citra tubuh yang dimilikinya. Koefisien determinasi (R2) yang diperoleh dalam penelitian ini sebesar 0,224 dapat dimaknai bahwa sumbangan variabel intensitas komunikasi di media sosial Instagram dalam menjelaskan varian citra tubuh sebesar 22,4%. Kata kunci: Citra tubuh, Instagram, intensitas komunikasi, media sosial.