Rangga Ardiansah
Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar, Universitas Muhammadiyah Mataram

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENDAMPINGAN PEMANFAATAN LIMBAH ORGANIK SEKOLAH MENJADI PUPUK ORGANIK CAIR UNTUK PENGUATAN LITERASI LINGKUNGAN SISWA Johri Sabaryati; Rangga Ardiansah; Mita Aswatun; Mia Hamdani; Herly Yuniarti; Linda Sari; Muhammad Isnaini
JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri) Vol 10, No 5 (2026): Oktober
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jmm.v10i5.43203

Abstract

Abstrak: Kegiatan pengabdian ini bertujuan mendampingi siswa Sekolah Dasar di Praya Lombok Tengah dalam memanfaatkan limbah organik menjadi pupuk organik cair (POC) melalui pengalaman belajar kontekstual. Kegiatan dilaksanakan pada Agustus 2026 dengan melibatkan 37 siswa melalui delapan tahapan, meliputi persiapan, identifikasi masalah, sosialisasi, demonstrasi, praktik, pendampingan fermentasi, evaluasi, dan tindak lanjut. Evaluasi menggunakan lembar unjuk kerja lima indikator, observasi partisipasi, penilaian produk POC, dan refleksi siswa. Hasil menunjukkan rata-rata ketercapaian unjuk kerja 87,03%, partisipasi 87,56%, kualitas produk 86,46%, dan respons positif refleksi 89,19%. Indikator unjuk kerja tertinggi adalah memasukkan bahan ke wadah (94,59%), sedangkan partisipasi terendah pada bertanya/menjawab (54%). Penilaian produk tertinggi terdapat pada ketepatan bahan (89,75%) dan terendah pada pelabelan (83%). Refleksi tertinggi menunjukkan kesadaran menjaga lingkungan (95%) yang menunjukkan keterampilan dan keterlibatan siswa yang sangat baik. Namun, kegiatan ini belum menggunakan desain pretest–posttest sehingga belum dapat menyimpulkan peningkatan literasi lingkungan secara kuantitatif.Abstract: This community-oriented project supported primary school students in Praya, Central Lombok, in converting organic waste into liquid organic fertilizer (POC) through hands-on learning experiences. Conducted in August 2026, the project comprised eight phases involving 37 students: preparation, problem analysis, introduction, demonstration, practical exercises, fermentation support, evaluation, and follow-up. Evaluation was based on a five-indicator questionnaire, participant observation, product assessment of the POC, and student reflection. Results showed an average performance of 87.03%, participation of 87.56%, product quality of 86.46%, and a positive reflection rate of 89.19%. The highest performance indicator was the filling of containers (94.59%), while the lowest participation was observed in asking and answering questions (54%). The highest product rating concerned material accuracy (89.75%), and the lowest concerned labeling (83%). The highest reflection rate was observed in environmental awareness (95%), indicating excellent skills and a high level of student engagement. However, as this activity did not employ a pre-test/post-test design, the increase in environmental competence cannot yet be quantitatively assessed.