Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) berkontribusi besar terhadap perekonomian desa melalui penyediaan produk lokal, perluasan kesempatan kerja, dan pemanfaatan potensi ekonomi masyarakat. Meskipun demikian, keterbatasan media informasi dan promosi menyebabkan UMKM beserta produk lokalnya belum dikenal secara luas. Permasalahan serupa dijumpai di Desa Sebong Lagoi, yang memiliki potensi UMKM dan produk lokal tetapi belum memiliki sistem informasi UMKM yang terpusat. Kegiatan ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Informasi UMKM Desa berbasis web sebagai sarana digitalisasi UMKM sekaligus media promosi digital yang menyajikan informasi secara terstruktur dan mudah diakses. Kegiatan ini menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, studi literatur, dan dokumentasi. Pengembangan sistem mengikuti model Waterfall yang terdiri atas tahap analisis kebutuhan, perancangan, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dihasilkan memiliki fitur profil UMKM, katalog produk, informasi wisata, berita, agenda, galeri, formulir kontak, dan pemesanan melalui WhatsApp, serta pengelolaan data berdasarkan hak akses admin dan mitra UMKM. Pengujian dengan metode black box testing pada 15 skenario menunjukkan bahwa seluruh skenario berstatus valid dengan tingkat keberhasilan 100 persen sehingga fungsi sistem yang diuji berjalan sesuai dengan hasil yang diharapkan. Dengan demikian, sistem ini berpotensi menjadi media informasi dan promosi untuk memperkenalkan potensi UMKM Desa Sebong Lagoi kepada khalayak yang lebih luas. Dampak penggunaan sistem terhadap penjualan dan jumlah pelanggan masih perlu dievaluasi pada kegiatan selanjutnya.