Sudadi
PT PLN Indonesia Power UP Merah Mata PLTG Borang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pemanfaatan Limbah Operasional PLTG Borang dalam EkonomiSirkular dan Pemberdayaan Peternak Ayam David Haryanto; Herawan Fatoni; M Syafii Pratama; Ray Ariz Jauhar; Sudadi; Rahmi Hidayati
Jurnal Silatene Sosial Humaniora Vol. 4 No. 2 (2026) : September
Publisher : Suwaib Amiruddin Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53611/trvk4340

Abstract

Pemanfaatan kembali material sisa industri berpotensi mendukung ekonomi sirkular sekaligus meningkatkan kapasitas usaha masyarakat. Penelitian ini bertujuan menganalisis pemanfaatan material bekas operasional PLTG Borang sebagai sarana peternakan ayam melalui Program MARGI TENTREM di Desa Merah Mata, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain studi kasus melalui survei, wawancara, diskusi kelompok terarah, observasi, dan telaah dokumen. Analisis dilakukan menggunakan neraca aliran material, perbandingan sebelum–sesudah, dan analisis tematik. Hasil menunjukkan bahwa 50 komponen bekas Mainfilter LM6000 dimanfaatkan menjadi konstruksi kandang ayam, dengan tingkat pemanfaatan 100% dari inventaris material program. Nilai pengadaan pembanding tujuh kandang mencapai Rp23.800.000, sedangkan penghematan bersih masih memerlukan verifikasi biaya transformasi. Jumlah ternak meningkat dari 100 menjadi 200 ekor, mortalitas menurun dari 10% menjadi 5%, dan laba bersih meningkat dari Rp10.000.000 menjadi Rp13.000.000. Program juga mendukung pengembangan keterampilan dan pengelolaan kelompok. Namun, perubahan usaha belum dapat diatribusikan sepenuhnya pada pemanfaatan material karena terdapat intervensi pendampingan lainnya. Penelitian ini memberikan kerangka analisis ekonomi sirkular yang menghubungkan pemanfaatan material industri, efisiensi sarana, dan pemberdayaan masyarakat dengan memperhatikan keamanan serta keberlanjutan usaha.