Shafiya Rauzah
Jurusan Teknik Kimia, Fakultas Teknik, Universitas Malikussaleh

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMANFAATAN BATANG ECENG GONDOK SEBAGAI PEMBUATAN BIOETANOL DENGAN MENGGUNAKAN RAGI SACCHAROMYCES CEREVISIAE SECARA FERMENTASI Shafiya Rauzah; Novi Sylvia; Lukman Hakim; Rozanna Dewi; Syamsul Bahri
Chemical Engineering Journal Storage (CEJS) Vol. 6 No. 05 (2026): Chemical Engineering Journal Storage (CEJS)-October2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/cejs.v6i05.21474

Abstract

Eceng gondok (Eichhornia crassipes) merupakan tanaman air yang dikategorikan sebagai gulma akibat laju pertumbuhannya yang sangat cepat serta potensinya dalam menimbulkan gangguan terhadap ekosistem perairan. Namun demikian, kandungan selulosa yang tinggi menjadikan tanaman ini memiliki potensi besar sebagai bahan baku alternatif dalam produksi bioetanol. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi massa ragi dan durasi fermentasi terhadap volume bioetanol yang dihasilkan dari batang eceng gondok. Tahapan awal proses meliputi hidrolisis lignoselulosa menggunakan larutan asam sulfat (H₂SO₄) 2%, kemudian dinetralkan dengan larutan natrium hidroksida (NaOH) 5%. Proses fermentasi dilakukan dengan menggunakan ragi Saccharomyces cerevisiae pada empat variasi massa, yaitu 10 gram, 15 gram, 20 gram, dan 25 gram, serta waktu fermentasi selama 3, 5, 7, dan 9 hari. Bioetanol yang dihasilkan selanjutnya dimurnikan melalui proses distilasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi penggunaan ragi sebanyak 25 gram dan fermentasi selama 7 hari menghasilkan volume bioetanol tertinggi. Temuan ini mengindikasikan bahwa massa ragi dan waktu fermentasi merupakan faktor penting yang memengaruhi efisiensi konversi limbah eceng gondok menjadi bioetanol.