Aninda Kumala Sari
Laboratorium Mikrobiologi, Fakultas Sains dan Teknologi Terapan, Universitas Ahmad Dahlan

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Isolasi dan Evaluasi Aktivitas Antifungi Jamur Endofit Tanaman Pisang Kepok Terhadap Fusarium oxysporum Oktira Roka Aji; Aninda Kumala Sari
Biota : Jurnal Ilmiah Ilmu-Ilmu Hayati Vol 11, No 3 (2026): October 2026
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/biota.v11i3.12246

Abstract

Pisang (Musa spp.) merupakan komoditas hortikultura penting yang produktivitasnya dapat terganggu oleh penyakit layu Fusarium yang disebabkan oleh Fusarium oxysporum f. sp. cubense (Foc). Jamur endofit berpotensi dikembangkan sebagai agens hayati karena dapat berinteraksi secara antagonistik dengan patogen, antara lain melalui kompetisi dan produksi senyawa volatil. Penelitian ini bertujuan mengisolasi dan mengevaluasi aktivitas antifungi jamur endofit dari pisang Kepok (Musa × paradisiaca L.) terhadap Foc. Jamur endofit diisolasi dari akar, batang, dan daun tanaman sehat, kemudian dikarakterisasi berdasarkan ciri makroskopis dan mikroskopis. Aktivitas antagonistik dievaluasi menggunakan metode kultur ganda, sedangkan aktivitas penghambatan oleh senyawa volatil diuji menggunakan metode cawan petri bertangkup. Sebanyak enam isolat diperoleh dan berdasarkan karakteristik morfologinya diduga termasuk dalam genus Fusarium, Trichoderma, Mortierella, Trichothecium, Rhizoctonia, dan Pythium. Pada uji kultur ganda, isolat B1 yang diduga sebagai Trichoderma menunjukkan dominasi pertumbuhan terhadap Foc yang mengindikasikan kompetisi ruang dan nutrisi. Pada uji senyawa volatil, B1 menghasilkan persentase penghambatan tertinggi sebesar 30,74 ± 1,74%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isolat B1 memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut sebagai kandidat agens hayati terhadap Foc, meskipun identifikasi molekuler dan pengujian lanjutan masih diperlukan.