Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Perancangan Mesin Dough Divider dengan Mempertimbangkan Aspek Ergonomi dan Ekonomi di UMKM “Kisah Roti”Magelang Anandya, Ulva; Ernawati, Rieska; Prianjani, Dana
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 1 (2025)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jptam.v9i1.26012

Abstract

UMKM “Kisah Roti” bergerak dibidang produksi roti seperti roti isi, pizza, roti tawan dan lain sebagainya yang berlokasi di Magelang. Permasalahan yang terjadi yaitu UMKM mengalami peningkatan kapasitas produksi yang menyebabkan waktu proses produksi dapat mencapai 13 jam/ hari, dampak dari lamanya proses produksi menimbulkan kelelahan pada pekerja saat membagi adonan roti secara manual. Penelitian ini bertujuan untuk merancang mesin Dough divider dengan mempertimbangkan aspek ergonomi dan ekonomi guna meningkatkan efisiensi produksi dan mengurangi kelelahan pekerja. Metode yang digunakan dalam perancangan adalah Axiomatic Design dengan NBM dan antropomoteri, serta evaluasi kelayakan investasi menggunakan metode Payback Period (PP). Hasil penelitian menunjukkan bahwa mesin yang dirancang memiliki ukuran ergonomis, ringan, mudah dipindahkan, serta tidak membutuhkan daya listrik, sehingga lebih hemat biaya dengan ukuran keseluruhan mesin yaitu 40x40x120 cm. Mesin ini mampu menghasilkan potongan adonan dengan rata-rata berat 50,02 gram dengan 16 potongan adonan roti dalam sekali proses. Dari aspek ekonomi, perhitungan investasi menunjukkan tingkat pengembalian modal dalam waktu 1 bulan 4 hari, sehingga layak untuk diterapkan di industri skala UMKM. Kesimpulannya, perancangan mesin Dough divider ini dapat meningkatkan efisiensi produksi, mengurangi beban kerja fisik, serta memberikan solusi ergonomis dan ekonomis bagi UMKM “Kisah Roti” Magelang.
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PENCEGAH PENULARAN COVID-19 Ernawati, Rieska; Prianjani, Dana
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37971/radial.v10i1.272

Abstract

Abstrak: Analisis Risiko Penggunaan Alat Pelindung Diri Pencegah Penularan Covid-19. Virus SARS-CoV-2 menjadi perhatian internasional karena kemudahan penyebarannya dari satu orang ke orang yang lain, dan menunjukkan bahwa individu tanpa gejala dapat menularkan virus. Virus ini memiliki laju infeksi sangat tinggi khususnya di Indonesia terutama yang terjadi pada pertengahan tahun 2021 ini. Tingginya tingkat infeksi virus corona yang menjangkiti tenaga kesehatan menuntut untuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap saat bertugas untuk melindungi penyebaran penularan virus tersebut. APD merupakan elemen mendasar yang penting untuk membatasi penularan virus dan melindungi penggunanya. Kelengkapan APD Pencegah Covid-19 yang digunakan pada area tingkat perlindungan 3B adalah penutup kepala, masker N95, masker bedah, google, sarung tangan pertama, sarung tangan kedua, pelindung wajah, coverall, cover shoes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko berkaitan dengan penggunaan APD pencegah penularan COVID-19 yang digunakan oleh tenaga kesehatan di RSIGM Unissula. Analisis risiko penggunaan APD dalam penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari metode FMEA diperoleh nilai RPN tertinggi pada APD jenis masker N95 dengan nilai sebesar 256. Penentuan top level event pada metode FTA berdasarkan risiko dari penggunaan masker N95 yang paling berbahaya yaitu terjadinya gangguan pernafasan. Abstract: Risk Analysis of Using Personal Protective Equipment to Prevent Covid-19 Transmission. The SARS-CoV-2 virus is of international concern because of the ease with which it can spread from person to person, and demonstrating that asymptomatic individuals can transmit the virus. This virus has a very high infection rate, especially in Indonesia, especially in the middle of 2021. The high level of corona virus infection that infects health workers demands the use of complete Personal Protective Equipment (PPE) while on duty to protect the spread of the virus transmission. PPE is a fundamental element that is important to limit the transmission of the virus and protect its users. The completeness of the Covid-19 Preventing PPE used in the 3B level of protection area is a head cover, N95 mask, surgical mask, google, first glove, second glove, face shield, coverall, shoe cover. This study aims to analyze the risks associated with the use of PPE to prevent the transmission of COVID-19 used by health workers at RSIGM Unissula. The risk analysis of the use of PPE in this study uses the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA) methods. The results of the FMEA method obtained the highest RPN value on PPE type N95 masks with a value of 256. The determination of the top level event in the FTA method was based on the risk of using the most dangerous N95 mask, namely the occurrence of respiratory problems.
ANALISIS RISIKO PENGGUNAAN ALAT PELINDUNG DIRI PENCEGAH PENULARAN COVID-19 Ernawati, Rieska; Prianjani, Dana
RADIAL : Jurnal Peradaban Sains, Rekayasa dan Teknologi Vol. 10 No. 1 (2022): RADIAL: JuRnal PerADaban SaIns RekAyasan dan TeknoLogi
Publisher : Universitas Bina Taruna Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (575.409 KB) | DOI: 10.37971/radial.v10i1.272

Abstract

Abstrak: Analisis Risiko Penggunaan Alat Pelindung Diri Pencegah Penularan Covid-19. Virus SARS-CoV-2 menjadi perhatian internasional karena kemudahan penyebarannya dari satu orang ke orang yang lain, dan menunjukkan bahwa individu tanpa gejala dapat menularkan virus. Virus ini memiliki laju infeksi sangat tinggi khususnya di Indonesia terutama yang terjadi pada pertengahan tahun 2021 ini. Tingginya tingkat infeksi virus corona yang menjangkiti tenaga kesehatan menuntut untuk penggunaan Alat Pelindung Diri (APD) secara lengkap saat bertugas untuk melindungi penyebaran penularan virus tersebut. APD merupakan elemen mendasar yang penting untuk membatasi penularan virus dan melindungi penggunanya. Kelengkapan APD Pencegah Covid-19 yang digunakan pada area tingkat perlindungan 3B adalah penutup kepala, masker N95, masker bedah, google, sarung tangan pertama, sarung tangan kedua, pelindung wajah, coverall, cover shoes. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis risiko berkaitan dengan penggunaan APD pencegah penularan COVID-19 yang digunakan oleh tenaga kesehatan di RSIGM Unissula. Analisis risiko penggunaan APD dalam penelitian ini menggunakan metode Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) dan Fault Tree Analysis (FTA). Hasil dari metode FMEA diperoleh nilai RPN tertinggi pada APD jenis masker N95 dengan nilai sebesar 256. Penentuan top level event pada metode FTA berdasarkan risiko dari penggunaan masker N95 yang paling berbahaya yaitu terjadinya gangguan pernafasan. Abstract: Risk Analysis of Using Personal Protective Equipment to Prevent Covid-19 Transmission. The SARS-CoV-2 virus is of international concern because of the ease with which it can spread from person to person, and demonstrating that asymptomatic individuals can transmit the virus. This virus has a very high infection rate, especially in Indonesia, especially in the middle of 2021. The high level of corona virus infection that infects health workers demands the use of complete Personal Protective Equipment (PPE) while on duty to protect the spread of the virus transmission. PPE is a fundamental element that is important to limit the transmission of the virus and protect its users. The completeness of the Covid-19 Preventing PPE used in the 3B level of protection area is a head cover, N95 mask, surgical mask, google, first glove, second glove, face shield, coverall, shoe cover. This study aims to analyze the risks associated with the use of PPE to prevent the transmission of COVID-19 used by health workers at RSIGM Unissula. The risk analysis of the use of PPE in this study uses the Failure Mode and Effect Analysis (FMEA) and Fault Tree Analysis (FTA) methods. The results of the FMEA method obtained the highest RPN value on PPE type N95 masks with a value of 256. The determination of the top level event in the FTA method was based on the risk of using the most dangerous N95 mask, namely the occurrence of respiratory problems.