Haliza Fransiska
Universitas Tjut Nyak Dhien

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Cost-Effectiveness Sunscreen dari Beberapa Klinik Kecantikan di Kota Medan Haliza Fransiska; Desy Natalia Siahaan; Eva Sartika Dasopang
Health Research Journal of Indonesia Vol 5 No 1 (2026): Health Research Journal of Indonesia
Publisher : CV. Wadah Publikasi Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63004/hrji.v5i1.1652

Abstract

Latar belakang: Penggunaan sunscreen perlu diikuti pemilihan produk yang tidak hanya efektif dalam mempertahankan kondisi kulit, tetapi juga efisien secara biaya. Tujuan: Membandingkan efektivitas dan biaya tiga sunscreen dari klinik kecantikan di Kota Medan serta menentukan alternatif dengan efisiensi biaya terbaik. Metode: Penelitian evaluatif deskriptif dengan desain pretest-posttest melibatkan 50 responden. Pengukuran dilakukan pada kondisi kontrol negatif dan penggunaan sunscreen Klinik A, Klinik B, dan Klinik C. Kelembapan, elastisitas, pori, melanin, dan sensitivitas kulit diukur menggunakan skin analyzer sebelum dan sesudah paparan mat ahari pukul 08.00-15.00. Analisis biaya dilakukan dari perspektif konsumen menggunakan biaya pembelian produk dan biaya per unit manfaat terhadap kontrol. Hasil: Klinik A berharga Rp82.000, Klinik C Rp98.000, dan Klinik B Rp110.000. Klinik A mengalami perubahan kelembapan -10,38 dan elastisitas -10,82, lebih kecil daripada kontrol negatif (-20,64 dan -22,48). Nilai sesudah paparan Klinik A untuk kelembapan, elastisitas, melanin, dan sensitivitas masing-masing 31,84; 34,68; 45,24; dan 79,70. Klinik B menghasilkan nilai pori terendah sebesar 25,14. Klinik A memiliki biaya per unit manfaat terendah pada kelembapan, elastisitas, melanin, dan sensitivitas, sedangkan Klinik C paling efisien pada parameter pori. Simpulan: Klinik A menunjukkan efisiensi biaya terbaik secara keseluruhan karena memiliki harga pembelian terendah dan biaya per unit manfaat terendah pada empat dari lima parameter kulit.