Aulia Nailatur Rufaidah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Bisnis Islam dalam Praktik Tiktok Affiliate sebagai Model Bisnis Digital Aulia Nailatur Rufaidah; Nurul Fatma Hasan
Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan Vol. 3 No. 5 (2026): Oktober: Jurnal Ekonomi Bisnis dan Kewirausahaan (JEBER)
Publisher : CV. Denasya Smart Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69714/g6yjxy87

Abstract

The growth of the digital economy has driven the rise of TikTok Affiliate as a commission-based business model, yet its practice may involve misleading information, exaggerated claims, and a lack of transparency toward consumers. This study aims to analyze TikTok Affiliate as a digital business model from the perspective of Islamic business ethics, focusing on the principles of honesty, trustworthiness (amanah), transparency, and responsibility of affiliates. It employs a descriptive qualitative approach using library research on secondary data, including books, scientific journals, previous studies, and official documents, analyzed descriptively and qualitatively. The results show that TikTok Affiliate connects affiliates, sellers, and consumers through content-based promotion and commissions. Islamic business ethics is reflected in presenting product information according to actual conditions, being open about prices and commissions, and avoiding false claims and testimonials. The main challenges include the drive to earn commissions, manipulative promotional strategies, and weak oversight and sharia literacy. In conclusion, TikTok Affiliate can be carried out in line with Islamic business ethics if affiliates uphold these four principles and are supported by adequate platform oversight.  
IMPLEMENTASI INSINERATOR MINIM ASAP SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KESEHATAN LINGKUNGAN MELALUI PENGELOLAAN SAMPAH DI DESA GENENGWARU, KABUPATEN PASURUAN Muhammad Fathurahman Nira; Rismana Febriani; Intan Mahgfirotul Ulya; Aulia Nailatur Rufaidah; Mohamad Choirul Mahmud; Ajeng Tita Nawangsari
BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 10 (2026): BESIRU : Jurnal Pengabdian Masyarakat, Oktober 2026
Publisher : Lembaga Pendidikan dan Penelitian Manggala Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62335/besiru.v3i10.3078

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah rumah tangga di Desa Genengwaru, Kabupaten Pasuruan masih didominasi oleh praktik pembakaran sampah secara terbuka akibat keterbatasan sarana pengelolaan sampah. Kondisi tersebut berpotensi menimbulkan pencemaran udara dan meningkatkan risiko gangguan kesehatan masyarakat. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengimplementasikan insinerator minim asap sebagai teknologi tepat guna untuk mendukung pengelolaan sampah yang lebih ramah lingkungan. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR) melalui observasi, sosialisasi, pelatihan, pendampingan, dan evaluasi partisipatif. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan insinerator minim asap mampu menjadi alternatif pengelolaan sampah yang lebih baik dibandingkan pembakaran terbuka serta meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi masyarakat dalam mewujudkan lingkungan yang lebih bersih, sehat, dan berkelanjutan.