Dina Noerlaila Hadju
Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Hubungan Peran Orang Tua Sadar Gizi dengan Kejadian Stunting pada Balita Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto Abbelia Fauzhan Djunaid; Andi Akifa Sudirman; Dewi Modjo; Dina Noerlaila Hadju
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2b (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2b.1605

Abstract

Masalah gizi terjadi di setiap siklus kehidupan yang dimulai sejak dalam kandungan (janin), anak, anak, dewasa dan usia lanjut. Stunting merupakan salah satu kondisi gagal tumbuh pada anak yang membutuhkan upaya pencegahan dan penanganan secara tepat salah satunya dari Orang tua dengan meningkatkan peran orang tua sadar gizi. Tujuan dalam penelitian ini adalah Untuk mengetahui Bagaimana Hubungan Peran Orang tua Sadar Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto. Desain penelitian menggunakan kuantitatif korelasional dengan cross sectional. Teknik pengambilan sampel yang digunakan adalah cluster random sampling dengan jumlah responden 35 orang. Hasil penelitian menunjukkan mayoritas orang tua sadar gizi sejumlah 17 orang (48.6%), serta anak tidak mengalami stunting (normal) sejumlah 20 orang (57.1%). Analisis statistik dengan menggunakan chi-square menunjukkan terdapat Hubungan Peran Orang tua Sadar Gizi Dengan Kejadian Stunting Pada Balita Usia 12-24 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Limboto dengan P-value 0.001 (0.05). Kesimpulan bahwa rata-rata orang tua sadar akan pentingnya asupan gizi pada balita sehingga anak tidak mengalami stunting atau mengalami pertumbuhan sesuai dengan tahapan usianya.