Ayu Nurmalia Rizki
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

DAMPAK DARI PROGRAM PENDIDIKAN ERGONOMI TENTANG GANGGUAN MUSKULOSKELETAL PADA PERAWAT YANG BEKERJA DI RUANG OPERASI: The Impact of Ergonomic Education Programs on Musculoskeletal Disorders Among Nurses Working in Operating Rooms: A Systematic Review Daffaesti Firli Nur Fajar; Satriya Pranata; Ayu Nurmalia Rizki; Maharani Dwi Hapsari
Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Aliansi Keperawatan Indonesia
Publisher : Lentera Mitra Lestari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55887/jaki.v3i1.82

Abstract

Latar belakang: Gangguan muskuloskeletal (Musculoskeletal Disorders/MSDs) merupakan salah satu masalah kesehatan kerja yang sering dialami perawat ruang operasi akibat postur kerja yang tidak ergonomis, gerakan berulang, serta durasi kerja yang panjang. Pendidikan ergonomi menjadi salah satu intervensi yang berpotensi menurunkan risiko tersebut. Tujuan: Menganalisis efektivitas program pendidikan ergonomi dalam mencegah gangguan muskuloskeletal pada perawat ruang operasi berdasarkan bukti ilmiah. Metode: Penelitian ini menggunakan metode literature review berbasis Evidence-Based Practice dengan menelaah lima artikel penelitian yang dipublikasikan pada tahun 2020–2026. Pencarian literatur dilakukan melalui Google Scholar dan PubMed menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan pendidikan ergonomi, gangguan muskuloskeletal, perawat, dan randomized controlled trial. Data dianalisis secara naratif. Hasil: Program pendidikan ergonomi terbukti meningkatkan pengetahuan dan perilaku kerja ergonomis, memperbaiki postur kerja, serta menurunkan keluhan muskuloskeletal, terutama pada leher, bahu, dan punggung bawah. Efektivitas intervensi meningkat apabila disertai dukungan lingkungan kerja dan penerapan prinsip ergonomi secara berkelanjutan. Kesimpulan: Program pendidikan ergonomi merupakan intervensi yang efektif dalam mengurangi risiko gangguan muskuloskeletal pada perawat ruang operasi dan direkomendasikan sebagai bagian dari program keselamatan dan kesehatan kerja di rumah sakit.