Pemantauan instalasi listrik diperlukan untuk mengetahui kondisi parameter kelistrikan serta memberikan respons terhadap kondisi yang berpotensi mengganggu keamanan beban. Penelitian ini mengembangkan sistem monitoring dan deteksi gangguan instalasi listrik rumah tangga berbasis Internet of Things (IoT) menggunakan ESP32-S3 sebagai pusat kendali dan PZEM-004T sebagai modul parameter kelistrikan. Sistem dirancang untuk memantau tegangan, arus, daya, dan frekuensi, serta mendeteksi kondisi overvoltage, undervoltage, dan overload dengan relay sebagai aktuator pemutus aliran listrik. Data hasil pengukuran dikirimkan melalui jaringan Wi-Fi ke Supabase untuk kemudian ditampilkan pada aplikasi Elring dan TFT LCD sebagai media monitoring. Pengujian menunjukkan bahwa PZEM-004T mampu membaca arus sekitar 0,04 ??? dan daya sekitar 6,106,20 W ketika lampu meja digunakan sebagai beban, dengan frekuensi sekitar 49,90–50,00 Hz. Sistem mendeteksi overvoltage pada tegangan sekitar 240 ??? dengan batas 231 ??? dan undervoltage pada tegangan sekitar 181 ??? dengan batas 198 ???. Pengujian overload menggunakan ambang 41 W sebagai batas khusus validasi prototipe, dan sistem mampu memberikan respons pemutusan relay setelah kondisi gangguan bertahan selama 5 detik. Hasil integrasi menunjukkan bahwa data monitoring dapat ditampilkan pada aplikasi Elring dan kondisi relay dapat dikendalikan melalui aplikasi dengan memanfaatkan Supabase sebagai media pertukaran data. Sistem yang dikembangkan menunjukkan kemampuan untuk melakukan monitoring, deteksi gangguan, dan kendali pemutusan beban secara terintegrasi. Index Terms— Internet of Things (IoT), ESP32-S3, PZEM004T, monitoring instalasi listrik, deteksi gangguan listrik, Supabase, relay.