Nuraina Misbawati
Universitas Negeri Makassar

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Hubungan Keterampilan Berpikir Kritis dengan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pangkajene (Studi pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia) Nuraina Misbawati; Sitti Saenab; Rifdah Nurhikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 9 No. 2 (2026): JPPSI, Oktober 2026
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v9i2.121135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene, (2) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene, (3) hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pangkajene. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene sebanyak 703 peserta didik, yaitu SMPN 1 Pangkajene, SMPN 2 Pangkajene, SMPN 3 Pangkajene dan SMPN 4 Pangkajene tahun ajaran 2024/2025. Sampel diperoleh menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 255 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda untuk mengukur keterampilan berpikir kritis sebanyak 20 butir soal dan tes hasil belajar berupa pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 8,11 dan hasil belajar juga pada kategori rendah dengan rata-rata skor 8,73. Hasil analisis inferensial  menunjukkan terdapat hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar dengan korelasi pearson sebesar 0,61  dengan signifikansi kurang dari 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar.
Hubungan Keterampilan Berpikir Kritis dengan Hasil Belajar Peserta Didik Kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pangkajene (Studi pada Materi Pokok Sistem Ekskresi Manusia) Nuraina Misbawati; Sitti Saenab; Rifdah Nurhikmawati
Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sains Indonesia (JPPSI) Vol. 9 No. 2 (2026): JPPSI, Oktober 2026
Publisher : Program Studi S1 Pendidikan IPA, FMIPA Universitas Pendidikan Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23887/jppsi.v9i2.121135

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui (1) tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene, (2) tingkat hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene, (3) hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-Kecamatan Pangkajene. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei korelasional. Populasi pada penelitian ini adalah peserta didik kelas VIII SMP Negeri se-kecamatan Pangkajene sebanyak 703 peserta didik, yaitu SMPN 1 Pangkajene, SMPN 2 Pangkajene, SMPN 3 Pangkajene dan SMPN 4 Pangkajene tahun ajaran 2024/2025. Sampel diperoleh menggunakan teknik simple random sampling sebanyak 255 peserta didik. Instrumen yang digunakan berupa tes pilihan ganda untuk mengukur keterampilan berpikir kritis sebanyak 20 butir soal dan tes hasil belajar berupa pilihan ganda sebanyak 20 butir soal. Data dianalisis dengan statistik deskriptif dan statistik inferensial. Hasil analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa tingkat keterampilan berpikir kritis peserta didik berada pada kategori rendah dengan rata-rata skor 8,11 dan hasil belajar juga pada kategori rendah dengan rata-rata skor 8,73. Hasil analisis inferensial  menunjukkan terdapat hubungan antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar dengan korelasi pearson sebesar 0,61  dengan signifikansi kurang dari 0,05, yang berarti terdapat hubungan positif dan kuat antara keterampilan berpikir kritis dengan hasil belajar.