Mimi Marina Lubis
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

HUBUNGAN SUDUT INTERINSISAL DENGAN PROFIL JARINGAN LUNAK WAJAH PADA PASIEN DI KLINIK SPESIALIS ORTODONTI RSGMP FKG USU: RELATIONSHIP OF INTERINCISAL ANGLE AND FACIAL SOFT TISSUE PROFILE ON PATIENTS IN SPECIALIST ORTHODONTIC CLINIC OF DENTAL HOSPITAL FACULTY OF DENTISTRY UNIVERSITY OF SUMATERA UTARA Mimi Marina Lubis; Siti Nurbayati
Dentika: Dental Journal Vol. 17 No. 1 (2012): Dentika Dental Journal
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (169.691 KB) | DOI: 10.32734/dentika.v17i1.1851

Abstract

Dalam perawatan ortodonti kasus-kasus maloklusi yang sering menjadi keluhan utama pasien adalah kasus gigi anteriorberjejal dan kasus gigi protrusif. Kasus-kasus ini berhubungan langsung dengan aspek estetika yang sangat berpengaruhterhadap penampilan wajah pasien. Burstone menyatakan penampilan wajah seseorang di daerah sepertiga bagian bawahsangat ditentukan oleh posisi bibir sedangkan posisi bibir sangat ditentukan oleh inklinasi gigi anterior. Tujuan penelitianini adalah untuk melihat adanya hubungan antara sudut interinsisal dengan profil jaringan lunak wajah pada pasien yangdirawat di klinik spesialis ortodonti RSGMP FKG USU. Hasil penelitian menunjukkan korelasi negatif antara sudutinterinsisal dengan profil jaringan lunak wajah. Kesimpulannya, semakin besar sudut interinsisal semakin kecil jarak bibiratas dan bibir bawah terhadap garis estetik.
DISTRIBUSI MALOKLUSI BERDASARKAN KLASIFIKASI ANGLE PADA PASIEN DI DEPARTEMEN ORTODONSIA RSGMP FKG USU TAHUN 2009-2013: DISTRIBUTION OF MALOCCLUSION BASED ON ANGLE CLASSIFICATION IN PATIENT ATTENDING THE ORTHODONTICS DEPARTMENT RSGMP FKG USU IN 2009-2013 Mimi Marina Lubis; Andira Retno Utami
Dentika: Dental Journal Vol. 18 No. 3 (2015): Dentika Dental Journal
Publisher : TALENTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (465.265 KB) | DOI: 10.32734/dentika.v18i3.1963

Abstract

Maloklusi merupakan masalah kesehatan mulut dengan prevalensi tertinggi ketiga setelah karies dan penyakitperiodontal. Distribusi maloklusi menunjukkan hasil yang berbeda-beda dengan prevalensi cukup tinggi pada setiappopulasi di dunia. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui distribusi maloklusi berdasarkan klasifikasi Angle danmelihat apakah terdapat perbedaan antara laki-laki dan perempuan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptifmenggunakan 385 rekam medik dan model studi pasien di Departemen Ortodonsia RSGMP FKG USU tahun 2009-2013. Pemilihan sampel dilakukan menggunakan metode purposive sampling berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi.Hasil penelitian menunjukkan 41,55 % sampel memiliki hubungan molar Klas I Angle, 26,75 % Klas II subdivisi, 18,44% Klas II divisi 1, 5,71 % Klas III subdivisi, 4,67 % Klas II divisi 2 dan 2,85 % Klas III. Bentuk maloklusi yang palingumum adalah crowding rahang bawah 49,61 %, crossbite anterior 30,90 % dan spacing rahang atas 21,55 %. Sebanyak40,25 % sampel memiliki overjet normal, 19,48 % overjet berlebih, 69,61 % overbite normal, 14,02 % deep bite, 9,35 %edge to edge dan 7,79 % open bite. Deep bite menunjukkan adanya perbedaan distribusi berdasarkan jenis kelamin.