Yesika Betriana Maysaroh
Universitas PGRI Semarang

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

IMPLEMENTASI PROGRAM SEKOLAH SISAN NGAJI (SSN) DALAM PENGUATAN KARAKTER RELIGIUS SISWA DI SDN 2 PATALAN BLORA Yesika Betriana Maysaroh; Mira Azizah; Joko Sulianto
EDUCATIONAL : Jurnal Inovasi Pendidikan & Pengajaran Vol. 6 No. 4 (2026)
Publisher : Pusat Pengembangan Pendidikan dan Penelitian Indonesia (P4I)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51878/educational.v6i4.13949

Abstract

The implementation of the Sekolah Sisan Ngaji (SSN) program still faces several challenges, as some students have not consistently demonstrated religious character in religious activities. Although studies on religious character education among elementary school students have been widely conducted, research specifically examining the implementation of the Sekolah Sisan Ngaji (SSN) program, the integration of religious character, and the supporting and inhibiting factors of its implementation in elementary schools remains limited. This study aims to describe the implementation of the Sekolah Sisan Ngaji (SSN) program, analyze the integration of religious character, and identify the supporting and inhibiting factors of the program in strengthening students’ religious character at SDN 2 Patalan. This study employed a descriptive qualitative approach, with data collected through structured observations, interviews, questionnaires, and documentation. Interview informants consisted of the principal, an Islamic Religious Education teacher, classroom teachers from Grades I–VI, an ustadz, and 28 students, while the questionnaire was administered to 109 students from Grades I–VI. Data were analyzed through data collection, data reduction, data display, and conclusion drawing, while data credibility was ensured through methodological triangulation. The findings show that the SSN program was implemented through planning, implementation, and evaluation stages and integrated religious character through the dimensions of belief, religious practice, religious appreciation, and consequences and experiences. The implementation of the program was supported by program guidelines, teacher assistance and role modeling, engaging activities and learning media, adequate facilities and infrastructure, and student motivation. Meanwhile, the inhibiting factors included limited time, suboptimal teacher supervision under certain conditions, and differences in students’ characteristics and levels of awareness. These findings imply the need for consistent teacher assistance, more effective time management, and the development of religious activities that are responsive to students’ characteristics to ensure the sustainability of the SSN program. ABSTRAK Implementasi program Sekolah Sisan Ngaji (SSN) masih menghadapi berbagai kendala karena beberapa siswa belum menunjukkan perilaku karakter religius secara konsisten dalam kegiatan keagamaan. Meskipun penelitian mengenai pendidikan karakter religius pada siswa sekolah dasar telah banyak dilakukan, kajian yang secara khusus membahas implementasi program Sekolah Sisan Ngaji (SSN), integrasi karakter religius, serta faktor pendukung dan penghambat pelaksanaannya di sekolah dasar masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan implementasi program Sekolah Sisan Ngaji (SSN), menganalisis integrasi karakter religius, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat program dalam penguatan karakter religius siswa di SDN 2 Patalan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi terstruktur, wawancara, angket, dan dokumentasi. Informan wawancara terdiri atas kepala sekolah, guru Pendidikan Agama Islam, guru kelas I–VI, ustadz, dan 28 siswa, sedangkan angket diberikan kepada 109 siswa kelas I–VI. Data dianalisis melalui pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan dengan keabsahan data menggunakan triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa program SSN dilaksanakan melalui tahap perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi serta mengintegrasikan karakter religius melalui dimensi keyakinan, praktik agama, penghayatan, serta konsekuensi dan pengalaman. Pelaksanaan program didukung oleh buku panduan, pendampingan dan keteladanan guru, kegiatan dan media pembelajaran yang menarik, sarana prasarana, serta motivasi siswa. Adapun faktor penghambat meliputi keterbatasan waktu, kurang optimalnya pengawasan guru pada kondisi tertentu, serta perbedaan karakter dan kesadaran siswa. Temuan penelitian mengimplikasikan perlunya pendampingan guru yang konsisten, pengelolaan waktu yang lebih efektif, dan pengembangan kegiatan keagamaan yang sesuai dengan karakteristik siswa agar pelaksanaan program SSN dapat berlangsung secara berkelanjutan.