L. Tri Setyawanto, Nanik Trihastuti, Kevin Vilio Parasian*,
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PEMBAYARAN UANG JAMINAN DALAM UPAYA PENEGAKAN HUKUM TERHADAP IUU FISHING DALAM PERSPEKTIF HUKUM INTERNASIONAL (STUDI TERHADAP KASUS VOLGA, PROMPT RELEASE) L. Tri Setyawanto, Nanik Trihastuti, Kevin Vilio Parasian*,
Diponegoro Law Journal Vol 6, No 1 (2017): Volume 6 Nomor 1, Tahun 2017
Publisher : Program Studi S1 Ilmu Hukum, Fakultas Hukum, Universitas Diponegoro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (649.972 KB)

Abstract

Penangkapan ikan illegal adalah masalah yang telah menjadi perhatian penting bagi banyak negara karena berdampak besar terhadap lingkungan, sosial dan ekonomi negara pantai. Salah satu kasus yang menarik perhatian adalah kasus Volga yang terjadi antara Rusia dan Australia. Permasalahan yang di bahas dalam penulisan ini adalah Apakah tindakan penangkapan ikan yang dilakukan oleh kapal Volga yang berbendera Rusia di wilayah ZEE Australia melanggar ketentuan-ketentuan mengenai IUU Fishing dalam Hukum internasional dan Bagaimana upaya penyelesaian sengketa melalui pembayaran uang jaminan berkaitan dengan penegakan hukum terhadap tindakan IUU Fishing yang dilakukan oleh Rusia di dalam wilayah ZEE Australia menurut UNCLOS 1982. Penelitian ini menggunakan pendekatan yuridis normatif. Data yang dipergunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder dari sumber-sumber hukum yang antara lain adalah prinsip hak berdaulat di wilayah ZEE dari negara pantai dan prinsip pelepasan segera dengan uang jaminan yang layak. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, penangkapan ikan yang dilakukan Kapal Volga yang berbendera Rusia di ZEE Australia adalah tindakan IUU Fishing dan penyelesaian sengketannya melalui pembayaran uang jaminan terkait pelepasan segera (Prompt Release). Penentuan jumlah uang jaminan yang tidak diatur dalam UNCLOS membuat penentuan jumlah dari uang jaminan tersebut menjadi sengketa diantara Rusia dan Australia dan akhirnya diselesaikan di ITLOS.