Pengelolaan sampah di lingkungan sekolah masih menghadapi permasalahan berupa penumpukan dan praktik pembakaran sampah secara terbuka yang berpotensi menimbulkan pencemaran udara serta risiko keselamatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan memberdayakan warga SMPN 27 Penajam Paser Utara melalui peningkatan pengetahuan dan keterampilan pengelolaan sampah serta penerapan teknologi tepat guna Rocket Stove sebagai alternatif penanganan sampah. Kegiatan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) dengan evaluasi mixed methods melalui desain one-group pretest–posttest, observasi, kuesioner, wawancara, dokumentasi, dan refleksi bersama mitra. Peserta kegiatan berjumlah 28 orang yang mengikuti tahapan observasi, edukasi, demonstrasi, praktik, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan bahwa rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 64,82 pada pretest menjadi 82,68 pada posttest dengan perbedaan yang signifikan berdasarkan paired sample t-test (t = 8,859; df = 27; Sig. = 0,000). Nilai N-gain sebesar 0,4759 berada pada kategori sedang. Hasil wawancara menunjukkan peserta memahami komponen, fungsi, tahapan penggunaan, pemilihan material, dan aspek keselamatan dalam penerapan Rocket Stove. Respons terhadap penerapan teknologi tergolong positif dengan rata-rata 77,86% dan reliabilitas instrumen yang sangat tinggi (Cronbach’s Alpha = 0,966). Kegiatan edukasi, demonstrasi, dan praktik partisipatif berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan serta penerimaan awal warga sekolah terhadap Rocket Stove sebagai alternatif pengelolaan sampah. Keberlanjutan penerapan teknologi masih memerlukan monitoring pascakegiatan.