Silvita
Prodi Pendidikan Biologi, FKIP, Universitas Palangka Raya

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MODEL PEMBELAJARAN BERBASIS MASALAH DALAM PENDIDIKAN KONSERVASI: TINJAUAN SISTEMATIS INTEGRASI TEKNOLOGI DAN LUARAN PEMBELAJARAN Elga Araina; Silvita; Anggi Wulansari; Febby Rahmah Handayani
Prosiding Seminar Nasional Biologi Vol. 14 (2026)
Publisher : Prosiding Seminar Nasional Biologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Isu konservasi lingkungan yang semakin mendesak menuntut inovasi dalam pendidikan biologi agar mampu membekali peserta didik dengan pemahaman masalah (problem understanding) sekaligus mendorong tindakan nyata terhadap kelestarian lingkungan (green action). Namun, sejauh mana model pembelajaran berbasis masalah (problem-based learning) telah diintegrasikan dengan teknologi dalam konteks pendidikan konservasi masih belum dipetakan secara sistematis. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji secara sistematis model-model pembelajaran berbasis masalah yang digunakan dalam pendidikan konservasi, bentuk integrasi teknologi di dalamnya, serta dampaknya terhadap hasil belajar peserta didik. Penelitian menggunakan desain systematic review mengikuti kerangka PRISMA 2020, dengan sumber data dari basis data Scopus. Pencarian awal menghasilkan 225 artikel, setelah disaring berdasarkan jenis dokumen, tahun terbit (2016–2026), dan bahasa, terpilih 117 artikel untuk diskrining judul dan abstrak. Setelah proses skrining sistematis, 61 artikel dinyatakan relevan dan dianalisis secara tematik-deskriptif. Hasil kajian menunjukkan bahwa model problem- based learning dan variannya (project-based, inquiry-based) telah banyak diterapkan dalam pendidikan konservasi/lingkungan di berbagai jenjang dan konteks negara, namun integrasi teknologi ke dalamnya masih relatif terbatas, serta belum ditemukan model yang secara spesifik dikembangkan untuk konteks kawasan konservasi tertentu di Indonesia. Temuan ini memberikan landasan konseptual bagi pengembangan model pembelajaran biologi berbasis konservasi yang mengintegrasikan teknologi secara lebih utuh, serta berkontribusi terhadap pengembangan ilmu pendidikan biologi dan penguatan kesadaran konservasi di masyarakat, khususnya pada kawasan-kawasan yang memiliki nilai konservasi tinggi.