Indria Esti Pawening
RS Dr Asmir Salatiga

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis Implementasi Clinical Pathway Terhadap Biaya Perawatan Pasien Rawat Inap Indria Esti Pawening; Sutopo Patria Jati; Puji Harto
Jurnal Kepemimpinan dan Manajemen Keperawatan Vol. 7 No. 2 (2024)
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia Jawa Tengah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jkmk.v7i2.2978

Abstract

Pedoman terstruktur dan berbasis bukti, berfungsi sebagai kerangka kerja dasar untuk melaksanakan intervensi klinis di dalam fasilitas kesehatan. Clinical pathway menggarisbawahi peran integral mereka dalam memandu praktik medis, bukan hanya sekedar dokumentasi. Penerapannya yang efektif menjadi sangat penting dalam hal jaminan kualitas dan pengendalian biaya. Clinical pathway mencakup kepatuhan terhadap Standar Akreditasi Rumah Sakit, sebuah kerangka kerja peraturan yang sangat penting dalam meningkatkan pengendalian biaya rawta inap pasien. Tinjauan literatur ini bertujuan untuk menjelaskan hubungan antara implementasi clinical pathway dengan biaya riil pasien rawat inap. Metode penelitian ini dilakukan dengan pendekatan tinjauan literatur, artikel- artikel yang relevan dicari dengan menggunakan kata kunci yang telah ditentukan, yaitu Implementasi, Clinical Pathway, Biaya rawat inap. Pencarian dilakukan di database terkemuka seperti Pubmed dan Google Scholar. Proses seleksi melibatkan penerapan Alat Penilaian PRISMA dalam beberapa tahap untuk memastikan ketelitian metodologis dari artikel yang dipilih. Dari kumpulan awal 8531 artikel, proses penyaringan yang cermat menghasilkan 5 artikel terpilih. Artikel-artikel yang terpilih ini secara kolektif menunjukkan adanya hubungan yang substantif dan bermakna antara implementasi clinical pathway dengan biaya riil rawat inap. Bukti yang diperoleh dari literatur menggarisbawahi dampak afirmatif dari implementasi clinical pathway terhadap penyediaan layanan kesehatan. Secara khusus, implementasi tersebut menunjukkan kapasitas untuk meningkatkan kualitas layanan dan efisiensi biaya riil rawat inap pasien.