Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Mutualism in Action: CSR Partnerships for Community Development (A Case of PT Pertamina Patra Niaga and Women Farmer Groups Arimbi) Hayati, Beti Nur; Bagus Budianto; Irfan Hibatulaziz
WELFARE : Jurnal Ilmu Kesejahteraan Sosial Vol. 12 No. 1 (2023): WELFARE: Jurnal Ilmu Kesejahtaraan Sosial
Publisher : UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/welfare.2023.121-01

Abstract

Abstract: The aim of this research is to explore the forms of partnership in the corporate social responsibility (CSR) activities of PT Pertamina Patra Niaga DPPU Adisucipto Yogyakarta and the Women Farmer Group (KWT) Arimbi in community development. The method used in this research is qualitative-descriptive, involving interviews, observations, and documentation. Data analysis follows the interactive research analysis model, including data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of this research reveal several forms of partnership established in community development. These include collaboration in providing facilities to enhance the productivity of KWT Arimbi, the development of aquaponics and tabulampot farming models, plant cultivation training, administrative support, and organizational assistance. Additionally, there are three business units, namely a lending and borrowing unit, a cultivation and agricultural supplies unit, and a processing unit within KWT Arimbi. The partnership between CSR DPPU Adisucipto and KWT Arimbi in the endeavor to develop the farming group takes the form of mutualism partnership, as both parties contribute effectively to advancing community well-being. PT Pertamina Patra Niaga DPPU Adisucipto Yogyakarta actively contributes through CSR funding, training, and mentoring. Meanwhile, KWT Arimbi actively strives to maximize its potential and the support received with a sense of responsibility for mutual progress. These findings illustrate the positive potential of mutualistic partnerships between the private sector and communities in supporting sustainable agriculture and community empowerment. It is hoped that this can provide a strong foundation for achieving sustainable development goals. Keywords : Mutualism Partnership, Corporate Social Responsibility, community development     Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengekspor bentuk-bentuk kemitraan dalam kegiatan tanggung jawab sosial perusahaan(CSR) PT PERTAMINA Patra Niaga DPPU Adi Sucipto Yogyakarta dan Kelompok Wanita Tani (KWT) Arimbi dalam pengembangan komunitas.. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan melakukan wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model analisis penelitian interaktif reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian ini adalah terdapat beberapa bentuk program kemitraan yang terjalin dalam pengembangan komunitas, diantaranya kerja sama penyediaan fasilitas peningkatan produktivitas KWT Arimbi, pengembangan model budidaya aquaponik dan tabulampot, pelatihan budidaya tanaman, dukungan administrasi dan organisasi instansi. Selain itu terdapat 3 unit usaha yaitu unit simpan pinjam, unit budidaya dan saprotan, serta unit pengolahan. Kemitraan antara CSR DPPU Adi Sucipto dan KWT Arimbi dalam upaya pengembangan kelompok tani mengarah pada pada bentuk kemitraan mutualisme. Karena keduanya saling berkontribusi secara baik dalam upaya memajukan kesejahteraan komunitas. PT PERTAMINA Patra Niaga DPPU Adi Sucipto Yogyakarta memberikan berkontribusi aktif dalam melalui dukungan pendanaan CSR, pelatihan dan pendampingan. Sedangkan KWT Arimbi berusaha secara aktif memaksimalkan potensi dan dukungan yang diperoleh dengan penuh tanggung jawab untuk kemajuan bersama. temuan ini menggambarkan potensi positif dari kemitraan mutualisme antara sektor swasta dan komunitas dalam mendukung pertanian berkelanjutan dan pemberdayaan komunitas diharapkan ini bisa memberikan landasan kuat untuk mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan. Kata Kunci: Kemitraan Mutualisme, Tanggung Jawab Sosial Perusahaan, pengembangan masyarakat 
Evaluasi Program Pemberdayaan Masyarakat Kelompok Ternak Lancar Rejeki Hayati, Beti Nur
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 14, No 1 (2020)
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jsu.v14i1.16901

Abstract

One effort to reduce poverty is to develop communities with a cross-empowerment model stakeholder. One of them is community empowerment of group "Lancar Rejeki" which is one of the corporate social responsibility programs of PT. Semen Gresik. The purpose of this study is to evaluate the community empowerment program of the "Lancar Rejeki" group in the 2015-2018 program period using the Beneficiary Assessment. This research method uses descriptive qualitative research methods. The results of this study are that from the very beginning the appearance of this program had various impacts on group members. The first is increasing the capacity of group members regarding animal fattening programs. Second, members have the capacity to process livestock waste into organic fertilizer so that from these activities it can provide economic improvement to its members. But in this period, also experienced some obstacles in the group "Lancar Rejeki." First, fluctuations in goat prices that are uncertain make fattening activities difficult to develop. In addition, the lack of social capital among group members caused some group members to stop in the middle of pioneering activitiesAbstrakSalah satu upaya untuk mengentaskan kemiskinan adalah dengan melakukan pengembangan masyarakat dengan model pemberdayaan lintas stakeholder. Salah satunya adalah pemberdayaan masyarakat kelompok ternak Lancar Rejeki yang merupakan salah satu program tanggung jawab sosial perusahaan PT. Semen Gresik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengevaluasi program pemberdayaan masyarakat kelompok ternak Lancar Rejekipada periode program 2015-2018 dengan menggunakan Beneficiary Assesment. Metode penelitian ini menggunkan metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil dari penelitian ini adalah bahwa sejak awal kemunculan program ini telah membawa berbagai dampak pada anggota kelompok. Pertama adalah meningkatnya kapasitas anggota kelompok mengenai program fattening ternak. Kedua, anggota memiliki kapasitas untuk melakukan pengolahan limbah ternak menjadi pupuk organic sehingga dari kegiatan tersebut dapat memberikan peningkatan ekonomi pada anggotanya. Namun dalam periode ini, juga mengalami beberapa hambatan dalam kelompok Lancar Rejeki. Pertama fluktuasi harga kambing yang tidak menentu membuat kegiatan fattening menjadi sulit dikembangkan. Selain itu, lemahnya modal sosial antar anggota kelompok membuat beberapa anggota kelompok berhenti di tengah merintis kegiatan
Kemitraan sebagai Strategi Pemberdayaan Masyarakat dalam Program CSR Batik Cap Pewarna Alami di PT. Semen Gresik Pabrik Tuban Hayati, Beti Nur; Suparjan, S
Jurnal Sosiologi USK (Media Pemikiran & Aplikasi) Vol 11, No 1 (2017): Perkembangan dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : Sociology Department Of Syiah Kuala University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this study was to describe the benefits obtained by the beneficiaries of the community empowerment batik cap pewarna alami CSR PT. Semen Gresik Tuban plant using partnerships as a strategy in the implementation. This study used qualitative research methods. Data was collected by interview and observation on program beneficiaries, NGOs, and the company PT. Semen Gresik Tuban plant. Results from this study is a community empowerment program batik natural dye is a CSR program PT. Semen Gresik Tuban plant in partnership with the Koalisi Perempuan Ronggolawe provides the benefits of increasing the capacity of the members of the program can not make batik cap pewarna alami become skilled in batik cap. In addition to improving knowledge about design of batik and also provide additional equipment as capital to produce batik cap pewarna alami.Keywords : Partnerships, Community Empowerment, Corporate Social Responsibility, PT. Semen Gresik Tuban PlantINTISARITujuan dari penelitian ini adalah untuk menjelaskan manfaat yang diperoleh penerima manfaat dari program pemberdayaan masyarakat batik cap pewarna alami CSR PT. Semen Gresik pabrik Tuban dengan menggunakan kemitraan sebagai strategi dalam pelaksanaannya. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan observasi pada penerima program, lembaga swadaya masyarakat, dan pihak perusahaan PT. Semen Gresik pabrik Tuban. Hasil dari penelitian ini adalah program pemberdayaan masyarakat batik cap pewarna alami yang merupakan program CSR PT. Semen Gresik pabrik Tuban yang bermitra dengan Koalisi Perempuan Ronggolawe memberikan manfaat berupa meningkatkan kapasitas anggota program dari yang semula tidak bisa membuat batik cap menjadi memiliki ketrampilan membatik cap. Selain itu juga meningkatkan pengetahuan mengenai motif batik dan juga memberikan tambahan peralatan sebagai modal untuk memproduksi batik cap pewarna alami.Kata kunci : Kemitraan, Pemberdayaan Masyarakat, CSR, PT. Semen Gresik Pabrik Tuban
WOMEN INFORMAL WORKERS' RESILIENCE DURING THE HEALTH EMERGENCY: A CASE STUDY IN KETITANG VILLAGE, BOYOLALI Hayati, Beti Nur
Progress In Social Development Vol. 6 No. 2 (2025): July 2025
Publisher : Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30872/psd.v6i2.140

Abstract

The health emergency situation has brought about various negative impacts, one of which is the economic shock experienced by female workers during the pandemic. According to the National Labor Force Survey (Sakernas) conducted in February 2020, 61.35% of female workers were employed in the informal sector. Women working in the informal sector often face greater challenges, such as the lack of social protection, income insecurity, and limited access to financial and social support. This means that 6 out of 10 working women were significantly affected due to their employment in the informal sector. Efficiency measures in informal enterprises had a direct impact on female workers, resulting in many of them being severely affected by the economic crisis caused by the pandemic. Moreover, many of these women carry double responsibilities, both in domestic roles and as breadwinners, which exacerbates their vulnerability amid ongoing economic uncertainty. This study employs a qualitative method through in-depth interviews and focus group discussions (FGDs) conducted in Ketitang Village, Boyolali Regency. The village hosts four medium and large-scale companies employing 1,150 workers, 25 small industries with 168 workers, 25 home industries with 50 workers, and 37 food stalls employing 71 workers. The objective of this study is to explore the resilience strategies adopted by informal female workers in Ketitang, Nogosari. The resilience strategies of informal female workers are analyzed using Grottberg’s conceptual framework of “I am, I can, I have.” The findings of this study reveal that strong family and community support, access to social security, and a belief in economic recovery are the main sources of their resilience. Cooperation with partners and empathy among fellow workers also play a crucial role in strengthening their economic resilience.