Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya kemampuan pengambilan keputusan dan keterampilan bermain peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK), khususnya materi permainan futsal. Peserta didik masih mengalami kesulitan menentukan tindakan yang tepat dalam situasi permainan, seperti memilih passing, dribbling, shooting, mencari ruang, memberikan dukungan, serta melakukan transisi menyerang dan bertahan. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan keterampilan bermain futsal melalui penerapan Small-Sided Games (SSG) dalam pembelajaran PJOK. Penelitian menggunakan metode Penelitian Tindakan Kelas (PTK) yang dilaksanakan dalam dua siklus pada 32 peserta didik kelas X-E3 SMAN 1 Ciamis. Setiap siklus terdiri atas tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui lembar observasi kemampuan pengambilan keputusan dan keterampilan bermain futsal, kemudian dianalisis secara deskriptif melalui nilai rata-rata dan persentase ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata kemampuan pengambilan keputusan meningkat dari 62,9 pada prasiklus menjadi 74,6 pada siklus I dan 82,6 pada siklus II. Rata-rata keterampilan bermain futsal meningkat dari 61,7 pada prasiklus menjadi 70,8 pada siklus I dan 81,7 pada siklus II. Pada siklus II, sebanyak 26 peserta didik (81,25%) mencapai nilai minimal 76 pada kemampuan pengambilan keputusan, sedangkan 27 peserta didik (84,38%) mencapai nilai minimal 76 pada keterampilan bermain futsal. Dengan demikian, penerapan Small-Sided Games dapat meningkatkan kemampuan pengambilan keputusan dan keterampilan bermain futsal peserta didik serta memenuhi indikator keberhasilan penelitian sebesar minimal 80%.