Lois Tandi Ombo
UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Tradisi Ma' Tinggoro Tedong Pada Prosesi Upacara Rambu solo' di Lembang Maroson Kabupaten Tana Toraja Lois Tandi Ombo; Muhammad Syukur
Pinisi Journal of Sociology Education Review Volume 6, Nomor 3 November 2026
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/pjser.v6i3.86177

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui, 1) Makna tradisi ma’ tinggoro tedong dalam upacara rambu solo’ bagi kehidupan masyarakat di Lembang Maroson, Kabupaten Tana Toraja, 2) Dampak yang dihadapi masyarakat dalam tradisi ma’ tinggoro tedong dalam upacara rambu solo’ di Lembang Maroson, Kabupaten Tana Toraja. Jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Jumlah informan dalam penelitian ini sebanyak 11 orang ditentukan melalui teknik purposive sampling dengan kriteria yaitu: a) tokoh adat, b) masyarakat yang pernah melaksanakan upacara rambu solo’, c) masyarakat sekitar yang berdomisili di lokasi penelitian, d) pa’ tinggoro tedong atau orang yang melakukan penyembelihan kerbau. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Pemeriksaan keabsahan data dengan member check. Analisis data yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan Kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa: 1) Makna tardisi ma’ tinggoro tedong dalam upacara rambu solo’ bagi kehidupan masyarakat di Lembang Maroson, Kabupaten Tana Toraja, yaitu: a) makna spiritual b) makna status sosial seseorang dalam masyarakat, c) makna kekerabatan dalam keluarga. 2) Dampak yang dihadapi oleh masyarakat dalam tradisi ma’ tinggoro tedong dalam upacara rambu solo’ di Lembang Maroson, Kabupaten Tana Toraja, yaitu a) dampak ekonomi, b) dampak sosial, c) dampak budaya, d) dampak pariwisata, e) dampak fisik.