Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Konstruksi

Studi Analisa Kuat Tarik Material Baja Ringan Yang Digunakan Pada Bangunan Di Kabupaten Garut Reno Rukanda; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Konstruksi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Seiring berkembangnya kemajuan zaman terutama bidang industri kontruksi di Indonesia yang tumbuh dan berkembang cukup pesat. Menuntut sebuah permintaan akan kebutuhan teknologi kontruksi yang mengharapkan suatu desain yang safety, serviceability, dan ekonomis, sekarang ini penggunaan material baja ringan sebagai kontruksi atap banyak digunakan sebagai alternatif pengganti dari material kayu maupun baja konvensional. Kenyataannya kontruksi atap dengan material ini banyak mengalami kegagalan struktur yang sebagian besar disebabkan oleh kesalahan analisis maupun kualitas bahan. Berdasarkan kegagalan yang sering terjadi, dengan menggunakan alat uji tarik (Universal Testing Machine) dari PUSKIM Cileunyi. maka perlu diteliti untuk mengetahui apakah mutu bahan baja ringan yang beredar di Garut, sesuai dengan yang disyaratkan untuk keperluan struktur yaitu G550 atau 550 Mpa. Dengan melakukan penelitian eksperimental pengujian kuat tarik di Laboratorium, untuk dapat diketahui secara pasti kuat tarik sehingga dapat ditentukan kemampuan bahan. Hasil data yang diperoleh dari pengujian kuat tarik sampel baja ringan yang berbeda merek sebanyak lima merek di wilayah Garut ialah berupa grafik dan kuat tarik material baja ringan.Untuk sampel I C, I R, II R, dan III C memiliki kuat tarik diatas standar 550 Mpa, sedangkan untuk sampel yang lain memiliki kuat tarik dibawah standar 550 Mpa.
Analisis StrukturRumah Sakit Umum Intan Husada – Garut Bagian Rawat Inap Eko Walujodjati; Andreansyah Wiguna
Jurnal Konstruksi Vol 15 No 1 (2017): Jurnal Konstruksi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The construction of a building must of course be planned in accordance with the needs,which the building must have the criteria of safe, comfortable, economical, beautiful and inaccordance with the designation. Intan Husada Hospital Building Kab. Garut inpatient section wasbuilt to meet the needs of the community, especially District Tarogong Kidul generally Garut regencyin the inpatient care service. Building RSU Intan Husada Garut built 4 floors with most use ofreinforced concrete structures. Floor plates are set 25 Mpa (f'c) and 400 Mpa (fy) concrete. Forstructural parts in general the columns and beams are fixed with 25 Mpa concrete and 400 Mpa (fy)steel grade. For the foundation itself set by using foot plate foundation. Planning of reinforcedconcrete structure refers to Indonesian National Standard (SNI) SNI 03-2847-2002 on Procedure ofPlanning of Concrete Structure for Building Building. Structural Analysis with recognized softwaretools. The result of structure analysis in the form of moment, normal and shear is used to plot elementsof structure. From structural analysis that is done obtained comparison of calculation result ofstructural analysis with attached. Column analysis results with longitudinal reinforcement 19D22D10-180 while the longitudinal tu-straw 20D25 stirring D10-100. Beams of analysis results withlongitudinal reinforcement 2D13 and 9 D22 stirring D10-200 while the longitudinal reinforcingbattles 19D22 stirring D10-100. Sloof beam analysis with longitudinal reinforcement 4D22 D8-250while mounted longitudinal 6D22 stirring D10-100.
Identifikasi Faktor Risiko Kecelakaan Kerja Menuju Zero Accident pada Proyek Pembangunan Jalan Tol Cisumdawu Phase II Marta Resmana Devi; Agus Ismail; Eko Walujodjati
Jurnal Konstruksi Vol 16 No 2 (2019): Jurnal Konstruksi
Publisher : Sekolah Tinggi Teknologi Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Identifikasi faktor risiko digunakan untuk menggali risiko-risiko yang mungkin dapatmempengaruhi pelaksanaan proyek konstruksi. Hal ini menunjukkan bahwa keselamatan dankesehatan kerja (K3) sangatlah penting untuk meminimalisir risiko kecelakaan dalam setiapaktifitas proyek konstruksi bangunan menuju zero accident. Tujuan dari penelitian ini adalah untukmengetahui Identifikasi Faktor Risiko Kecelakaan Kerja Menuju Zero Accident pada ProyekPembangunan Jalan Tol di Sumedang. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode analisisdeskriptif kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian ini dengan menggunakan metode Brainstormingyang merupakan identifikasi awal dari semua risiko yang mungkin akan terjadi, denganmenggunakan sampel foto pada pekerjaan Box Culvert yang telah diidentifikasi peluangkecelakaan berdasarkan klasifikasi jenis kecelakaan dan akibat kecelakaan bedasarkan jenis lukayang di analisis menggunakan penilaian risiko menurut ISO 2008 yang berdasarkan Permen PuNomer 09 Tahun 2008. Hasil dengan tingkat frekuensi sedang yang muncul yaitu dengan kriteria 1xdalam 6 bulan. Hasil tersebut menyebutkan bahwa penyedia jasa konstruksi (kontraktor) telahmeningkatkan keselamatan pada setiap pekerjaan agar mengurangi peluang risiko kecelakaankerja yang terjadi untuk menuju zero accident.