., Desy Ratnasari
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PREPARASI SEDIAAN NANOPARTIKEL KLINDAMISIN HCl-KITOSAN DAN UJI AKTIVITASNYA TERHADAP BAKTERI Propionibacterium acnes ., Desy Ratnasari
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2139.467 KB)

Abstract

Jerawat (Acne vulgaris) merupakan penyakit kulit yang umumnya melibatkan peradangan kelenjar polisebasea. Propionibacterium  acnes,  bakteri  anaerob  yang  terdapat  dalam  kelenjar sebaseus,  merupakan  penyebab  utama  jerawat. Klindamisin  merupakan  antibiotik  yang  banyak  digunakan  untuk mengobati  jerawat  secara topikal karena  memiliki  efek  anti-mikroba dan  anti-inflamasi. Akan tetapi dari berbagai formulasi klindamisin, penyerapan dikulit bervariasi dari 0,7 sampai 12,9% dari dosis yang diterapkan selama 24 jam Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan antibiotik klindamisin menjadi sediaan nanopartikel klindamisin HCl-kitosan agar penyerapan dikulit lebih baik dan untuk menguji aktivitasnya terhadap bakteri Propionibacterium acnes. Preparasi nanopartikel klindamisin HCl-kitosan dibuat dengan metode gelasi ionik menggunakan polimer kitosan (0,1%, 0,2% dan 0,3%) dengan penaut silang natrium tripolifosfat (0,1%). Nanopartikel klindamisin HCl-kitosan dievaluasi karakteristiknya yang meliputi distribusi ukuran partikel, indeks polidispersitas, zeta potensial, morfologi partikel dan efisiensi penjerapan. Selanjutnya nanopartikel diujikan aktivitasnya terhadap bakteri P.acnes dengan metode disc diffusion (tes Kirby-Bauer). Berdasarkan hasil karakterisasi menunjukkan bahwa nanopartikel klindamisin HCl-kitosan memiliki nilai rata-rata ukuran partikel 209,5nm, nilai indeks polidispersitas 0,271, nilai zeta potensial nya +50,5mV, morfologi partikelnya tidak beraturan dan nilai efisiensi penjerapan sebesar 64,413%.