., Ferdianto
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

ANALISIS BIAYA PENGOBATAN BERDASARKAN CLINICAL PATHWAY HIPERTENSI KRISIS DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE KOTA PONTIANAK ., Ferdianto
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (334.693 KB)

Abstract

Besarnya biaya pengobatan hipertensi dipengaruhi beberapa hal seperti pemilihan obat,tindakan medis yang diberikan, keahliaan tim medis dalam diagnosis serta kepatuhanterhadap clinical pathway yang telah ditetapkan rumah sakit. Adanya penerapan clinicalpathway yang baik dapat meningkatkan efisiensi kerja serta mengurangi biaya rumah sakit.Perbedaan clinical pathway pada setiap rumah sakit akan menimbulkan perbedaanpembiayaan pengobatan yang besarnya ditentukan berdasarkan klasifikasi jenis penyakit, tipekelas perawatan di rumah sakit. Penelitian merupakan jenis penelitian observasional denganrancangan penelitian potong lintang (cross sectional) yang bersifat deskriptif. Pengumpulandata dilakukan secara retrospektif dengan menggunakan data rekam medis pasien hipertensikrisis di Instalasi Rawat Inap RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie Kota Pontianakperiode Januari – Desember 2016. Sampel yang memenuhi kriteria inklusi dalam penelitianini sebanyak 29 pasien, pemilihan sampel ditentukan berdasarkan consecutive sampling.Hasil penelitian menunjukkan besar total biaya pengobatan dan rata-rata unit cost hipertensikrisis rawat inap dari setiap alur tatalaksana yaitu untuk biaya medik non-langsung yangterdiri dari biaya administrasi sebesar Rp. 290.000,- ( = Rp. 10.000,-), biaya rawat inap(sewa kamar) Rp. 4.863.500,- ( = Rp. 167.707,-); dan biaya medik langsung yang terdiridari obat dan BMHP Rp. 18.338.643-, ( = Rp. 632.367,-) tindakan medis Rp. 22.249.467 ( = Rp. 767.223,-), jasa dan pelayanan Rp. 9.582.000,- ( = Rp. 330.413,79), laboratorium Rp.7.562.800 ( = Rp. 260.786,21),, elektromedik Rp. 1.486.000 ( = Rp. 55.037,04), danradiodiagnostik Rp. 1.441.000,- ( = Rp. 131.000,-).Kata Kunci : Biaya, Clinical Pathway, Hipertensi Krisis