., Putri Lidya Paramita
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

EVALUASI PENGGUNAAN ANTIHIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DENGAN DIABETES MELITUS TIPE 2 RAWAT INAP DI RSUD SULTAN SYARIF MOHAMAD ALKADRIE PONTIANAK ., Putri Lidya Paramita
Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN Vol 3, No 1 (2015): Jurnal Farmasi Kalbar
Publisher : Jurnal Mahasiswa Farmasi Fakultas Kedokteran UNTAN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (182.363 KB)

Abstract

Hipertensi pada pasien Diabetes Melitus (DM) tipe 2 dapat meningkatkan komplikasi mikrovaskuler danmakrovaskuler. Kontrol terhadap tekanan darah dapat menurunkan risiko terjadinya komplikasi serta angkakematian. Terapi pengobatan yang diterima pada pasien hipertensi dengan DM tipe 2 kompleks maka perlupenatalaksanaan terapi antihipertensi yang tepat untuk menjamin agar obat-obat yang digunakan rasional.Tujuan dari penelitian ini untuk mengetahui antihipertensi yang digunakan pada pasien hipertensi dengan DMtipe 2 dan rasionalitas penggunaan antihipertensi. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian potonglintang yang bersifat deskriptif. Pengumpulan data dilakukan secara retrospektif dari rekam medik pasien,dengan jumlah sampel yang memenuhi kriteria inklusi sebanyak 48 pasien. Hasil penelitian menunjukkanpenggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi dengan DM tipe 2 rawat inap di RSUD Sultan SyarifMohamad Alkadrie Pontianak yang sering digunakan pada kelompok terapi tunggal yaitu golongan CCB(83,87%) dan antihipertensi yang sering digunakan pada terapi kombinasi yaitu kombinasi golongan CCB danARB (29,41%). Evaluasi penggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi dengan DM tipe 2 berdasarkankriteria tepat indikasi 100%; tepat pasien 100%; tepat dosis 83,33%; dan tepat obat 50%. Kesimpulan daripenelitian ini, penggunaan antihipertensi pada pasien hipertensi dengan DM tipe 2 rawat inap di RSUD SultanSyarif Mohamad Alkadrie Pontianak belum rasional.Kata kunci : hipertensi, diabetes melitus tipe 2, antihipertensi, rasionalitas