Julia Riski
Universitas Muhammadiyah Muara Bungo

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PICTURE AND PICTURE UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILANMENULIS TEKS NARASI DI SD Julia Riski
Master of Civic Innovation and Education Technology Vol. 2 No. 1 (2026): Master of Civic Innovation and Education Technology (Civic-Edutech)
Publisher : CV. Master Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63461/civic-edutech.v22.399

Abstract

Keterampilan menulis teks narasi peserta didik kelas IV SDN 100/II Muara Bungo masih rendah. Berdasarkan tes awal terhadap 26 peserta didik, hanya 10 orang (38,46%) mencapai Kriteria Ketercapaian Tujuan Pembelajaran (KKTP) sebesar 75, dengan rata-rata kelas 69,42. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan peningkatan proses dan hasil keterampilan menulis teks narasi melalui model Picture and Picture. Penelitian ini merupakan Penelitian Tindakan Kelas yang dilaksanakan dalam dua siklus, masing-masing terdiri atas dua pertemuan, dengan tahapan perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian berjumlah 26 peserta didik kelas IV semester genap tahun ajaran 2025/2026. Data dikumpulkan melalui observasi aktivitas pendidik dan peserta didik, tes unjuk kerja menulis narasi, serta dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa aktivitas pendidik meningkat dari 63,89% pada Siklus I menjadi 100% pada Siklus II, sedangkan aktivitas peserta didik meningkat dari 62,5% menjadi 100%. Nilai rata-rata kelas meningkat dari 77,81 menjadi 91,15. Ketuntasan belajar klasikal juga meningkat dari 73,08% (19 peserta didik) menjadi 100% (26 peserta didik). Dengan demikian, model Picture and Picture dapat meningkatkan proses pembelajaran dan keterampilan menulis teks narasi. Penggunaan gambar berseri membantu peserta didik mengurutkan peristiwa secara logis dan mengembangkan kerangka cerita menjadi narasi yang runtut.