This Author published in this journals
All Journal ProNers
., Laras Ayu NingTias
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Korelasi Kepatuhan Kewaspadaan Universal Pada Pemasangan Infus Dengan Kejadian Plebitis Di RSUD Dr. Soedarso Pontianak ., Laras Ayu NingTias
ProNers Vol 4, No 1 (2019): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (237.435 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v4i1.34586

Abstract

Latar Belakang: Plebitis merupakan kejadian komplikasi akibat dari pemasanganinfus yang tidak sesuai dengan Standar Prosedur Operasional (SOP). Kejadianplebitis di RSUD dr. Soedarso pada tahun 2016 mencapai angka 5,80 perseribu.Standar kejadian plebitis dengan mutu pelayanan sebesar 1,5%. Ketidakpatuhankewaspadaan perawat dalam pelaksanaan pemasangan infus sesuai dengan SOPmasih tinggi, seperti penggunaan sarung tangan, penggunaan balutan konvensional,transparan dressing, serta pengunaan perlak. Faktor pengalaman, kebiasaanperawat, serta kecepatan tindakan menghambat pekerjaan menjadi hal yangmengurangi kepatuhan perawat dalam pelaksanaan SOP. Tujuan: Untuk mengetahui korelasi kepatuhan kewaspadaan universal padapemasangan infus dengan kejadian plebitis di rawat inap RSUD Dr. Soedarso.Metode: Menggunakan desain analitik korelasi observasional dengan carapendekatan kohort prospektif dan data dikumpulkan menggunakan lembarobservasi. Sampel menggunakan 50 tindakan pemasangan infus yang dilakukanoleh perawat, dianalisis dengan menggunakan uji Spearman dengan nilai p= 0.5. Hasil: Bahwa (100%) perawat tidak patuh pada SOP pemasangan infus dan (100%)pasien tidak terjadi plebitis. Pemasangan infus yang dilakukan oleh 50 perawat danyang terjadinya bengkak merupakan risiko plebitis sebanyak 11 pasien, dilakukananalisa uji spearman didapatkan nilai p= 0,179 dengan hubungan lemah.Kesimpulan: Seluruh perawat tidak patuh pada SOP pemasangan infus dan pasientidak mengalami plebitis, tetapi hanya berisiko terjadinya plebitis. Tidak adahubungan antara kepatuhan kewaspadaan universal pada pemasangan infus dengankejadian plebitis di RSUD Dr.Soedarso Pontianak. Saran menerapkan danmematuhi sehingga menjadi pertimbangan untuk menentukan kebijakan dalampenanganan, mengadakan pelatihan kewaspadaan universal untuk perawat, dan meningkatkan sosialisasi. Disarankan bagi rumah sakit dalam meningkatkan mutupelayanan.Kata Kunci: Plebitis, kewaspadaan universal, pemasangan infus, ketidakpatuhan.