Latar Belakang : Seiring dengan penurunan fungsi sistem muskuloskeletal yang dialami lansia serta peningkatan insiden RA akan menyebabkan gangguan pada sendi, masalah pergerakan dan penurunan kemampuan aktivitas.Masalah pergerakan umumnya terjadi pada bagian tangan khususnya sendi metakarpofalangeal (MCP) danproksimal interfalangeal (PIP). Terapi latihan tangan diyakini dapat meningkatkan kemampuan fungsional tanganpada lansia dengan Rematoid Artritis.Tujuan : Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadapskor fungsional tangan pada lansia dengan Rematoid Artritis di Panti Sosial Tresna Werdha Kabupaten KubuRaya.Metodologi Penelitian : Penelitian ini menggunakan penelitian kuantitatif dengan desain kuasi eksperimen danrancangan One Group Pretest Posttest tanpa kelompok kontrol. 10 responden bersedia mengikuti penelitian ini.Hasil : Hasil analisa dengan paired t-test menunjukkan nilai p0,001 pada skor CHFS dan HFI pada bagian kanandan kiri. Hal ini menunjukkan bahwa terdapat pengaruh latihan tangan dengan media air-dry clay terhadap skorfungsional tangan.Kesimpulan : Latihan tangan dengan air-dry clay memiliki pengaruh yang signifikan (p0,001) terhadap keduainstrumen pada lansia dengan Rematoid Artritis. Latihan tangan dapat dilakukan oleh lansia secara rutin untukmempertahankan fungsional tangan, dan media air-dry clay yang murah dapat diproduksi secara mandiri. Kata Kunci : Fungsional tangan, Latihan tangan, air-dry clay, rematoid artritis