Stroke merupakan cedera vascular serebral (CVS) yang terjadi karena gangguanperedaran darah di otak, yang disertai dengan manifestasi klinis seperti defisit neurologis.Angka kejadian stroke didunia sebesar 140/100.000 orang, di Indonesia sendiri sebesar7,0"°, dan di Kalimantan Barat sebesar 5,8"°. Diharapkan dengan adanya program strokeself management dapat dijadikan suatu intervensi yang mendukung pasien untukmengelola penyakit yang dideritanya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruhprogram stroke self management terhadap kualitas hidup pasien pasca stroke di KotaPontianak.. Penelitian kuantitatif menggunakan rancangan quasy eksperiment denganpre-test dan post-test non equivalent control group. Metode pengambilan sampel denganpurposive sampling berjumlah 28 responden yang dibagi menjadi 14 responden kelompokintervensi dan 14 responden kelompok kontrol. Intervensi yang diberikan kepada setiapresponden adalah program stroke self management. Analisa mengunakan independent ttest dengan nilai p 0,05. Analisis Bivariat pada kelompok intervensi dengan kelompokkontrol sesudah diberikan program stroke self management, didapatkan nilai p = 0,000.Terdapat pengaruh program stroke self management terhadap kualitas hidup pasien pascastroke di Kota Pontianak. Kata Kunci: Pasca Stroke, self management, kualitas hidup.