Latar Belakang : Kurangnya informasi terkait Penyakit Jantung Koroner (PJK) menyebabkan kualitas hiduppenderitanya mengalami penurunan. Pemberian edukasi kesehatan terstruktur merupakan satu diantaraintervensi yang dapat dilakukan untuk meningkatkan kualitas hidup pada pasien penyakit jantung koroner.Tujuan : Mengetahui perbedaan kualitas hidup pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) sebelum dan sesudahdiberikan edukasi kesehatan terstruktur pada kelompok intervensi dan kelompok kontrol. Metode : Penelitian kuantitatif quasy experiment pre and post test control group design pada 38 respondenmenggunakan kuesioner World Health Organization"™s Quality of life (WHOQOL-BREF) dengan jenis analisisuji T berpasangan. Penelitian ini dilakukan di RSUD Sultan Syarif Mohammad Alkadrie Pontianak.Hasil : Setelah pemberian edukasi kesehatan terstruktur pada pasien Penyakit Jantung Koroner menunjukanhasil uji T berpasangan dengan nilai signifikan p=0,0001. Kesimpulan : Ada perbedaan kualitas hidup pasien Penyakit Jantung Koroner (PJK) sebelum dan sesudahdiberikan edukasi kesehatan terstruktur pada kelompok intervensi dan kontrol di RSUD Sultan SyarifMohammad Alkadrie Pontianak. Berdasarkan penelitian ini, edukasi kesehatan terstruktur dapatdirekomendasikan sebagai intervensi keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien dengan penyakitjantung koroner.Kata Kunci : Edukasi Kesehatan Terstruktur, Kualitas Hidup, Penyakit Jantung Koroner (PJK)Referensi : 47 ( 2005-2018)