Latar Belakang: Rata-rata siswi yang mengalami dismenore mengeluh sakit perut disertai pusing,lemas dan bahkan ada beberapa siswi yang sampai pingsan ketika benar-benar tidak kuat menahanrasa sakit tersebut, ada pula yang terpaksa izin untuk pulang karena dismenorea.Tujuan Penelitian: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran efektifitas teknikrelaksasi nafas dalam terhadap penurunan Dismenorea pada siswi-siswi di XI SMA Negeri 5Pontianak. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah eskperimen. Populasi dalam penelitian iniadalah siswi-siswi kelas X SMA Negeri 5 Pontianak sebanyak 81 orang siswi yang mengalamidisminorea, sampel dalam penelitian ini adalah sebanyak 29 orang siswi kelas X SMA Negeri 5Pontianak yang mengalami disminorea (nyeri haid ringan dan sedang). Analisa data di lakukandengan perangkat lunak atau software analysis (SPSS versi 16.0). Hasil: Tingkat dismenorea sebelum dan sesudah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam, diketahuibahwa nyeri haid responden sebelum dilakukan teknik relaksasi nafas dalam sebagian besar(86,2%) adalah nyeri sedang, sedangkan nyeri haid responden setelah dilakukan teknik relaksasinafas dalam diketahui sebagian besar (82,8%) responden merasakan nyeri ringan. Efektifitasteknik relaksasi nafas dalam pada remaja yang mengalami dismenorea, diketahui bahwa adapengaruh pemberian teknik relaksasi nafas dalam terhadap nyeri haid pada pada siswa kelas XSMA Negeri 5 Pontianak yang artinya teknik relaksasi nafas dalam efektif menurunkandismenorea ringan dan sedang. Kesimpulan: Teknik relaksasi nafas dalam efektif menurunkan dismenorea ringan dan sedang danefektifitas teknik relaksasi nafas dalam pada remaja yang mengalami dismenorea diketahui bahwasesudah dilakukan teknik relaksasi nafas dalam skala nyeri haid responden mengalami penurunan.Kata Kunci: Teknik Relaksasi Nafas Dalam, Desminorea