Muhammad Alfin Daulay
Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Penerapan Metode WASPAS pada Sistem Pendukung Keputusan Kelayakan Bantuan Modal Usaha UMKM Go-Digital Muhammad Alfin Daulay; Ferdy Riza
Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies Vol 4 No 6 (2026): Edisi Oktober - November 2026
Publisher : Lembaga Penelitian Dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) STAI Raudhatul Akmal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33151/ijomss.v4i6.1170

Abstract

Penyaluran bantuan modal usaha bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam program Go-Digital masih sering dilakukan melalui seleksi manual yang rentan subjektif dan berisiko tidak tepat sasaran. Penelitian ini bertujuan menerapkan metode Weighted Aggregated Sum Product Assessment (WASPAS) pada sistem pendukung keputusan berbasis web untuk menentukan kelayakan penerima bantuan modal usaha UMKM Go-Digital. Penelitian menggunakan pendekatan Research and Development (R&D) kuantitatif dengan tujuh kriteria benefit, yaitu lama usaha, omzet, jumlah karyawan, aset usaha, kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB), akses permodalan, dan pemanfaatan teknologi digital, dengan total bobot 1,00, terhadap 200 alternatif UMKM berupa data simulasi. Data mentah dikonversi menjadi skor, dinormalisasi, lalu diagregasi menggunakan Weighted Sum Model dan Weighted Product Model dengan parameter λ = 0,5. Sistem dibangun menggunakan PHP dan MySQL dengan dua peran pengguna, yaitu admin dan pimpinan. Nilai preferensi (Q) berkisar antara 0,3148 dan 0,7470, dengan Toko Haris Jaya pada peringkat pertama (Q = 0,7470), diikuti Toko Icha (0,7395) dan Salon Erni (0,7138). Analisis sensitivitas terhadap λ menunjukkan peringkat yang stabil (korelasi peringkat Spearman ≥ 0,995). Sistem menampilkan rincian setiap langkah perhitungan dan menyediakan laporan cetak sehingga proses seleksi menjadi lebih objektif, transparan, dan dapat diverifikasi.