Latar Belakang : Kesehatan gigi dan mulut pada anak usia prasekolah menjadi masalah kesehatanyang penting untuk diperhatikan. Praktik menggosok gigi yang baik harus dikenalkan sejak dini padaanak usia prasekolah, untuk meningkatkan kesehatan gigi dan mulut sejak dini serta meningkatkanperilaku benar dalam menggosok gigi. Pentingnya praktik menggosok gigi yang baik dapatdisampaikan melalui pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytelling, agar anakmudah menangkap dan memahami informasi tersebut.Tujuan : Mengetahui pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytellingterhadap praktik menggosok gigi pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3Pontianak Tenggara.Metode : Penelitian kuantitatif menggunakan pre and post test without control group design pada 20responden. Instrumen yang digunakan dalam penelitian ini yaitu lembar observasi SPO menggosokgigi dan alat tulis lainnya.Hasil : Data hasil uji wilxocon diperoleh nilai p (0,001) 0,05. Nilai ini menunjukkan H0 ditolak,sehingga ada pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytelling terhadappraktik menggosok gigi Kesimpulan : Adanya pengaruh pendidikan kesehatan menggosok gigi dengan metode storytellingterhadap praktik menggosok gigi pada anak usia prasekolah di TK Aisyiyah Bustanul Athfal 3Pontianak Tenggara. Sehingga storytelling dapat digunakan sebagai metode pendidikan kesehatanmenggosok gigi yang dapat diberikan kepada anak usia prasekolah agar dapat melakukan praktikmenggosok gigi yang baik.Kata Kunci : Storytelling, Praktik Menggosok Gigi, Usia Prasekolah