Hipertensi ialah keadaan dimana tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmHg dan tekanan darah diastoliklebih dari 90 mmHg. Pada beberapa orang terkadang tidak terdapat gejala yang menunjukkan bahwaindividu tersebut mengalami hipertensi, oleh karena itu hipertensi sering disebut sillent killer. Penelitian inidilakukan untuk mengetahui apakah tedapat hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Desainpenelitian yang digunakan oleh penulis pada penelitian ini adalah penelitian Deskriptif Korelasi. Rancanganpenelitian yang digunakan adalah cross sectional yaitu studi yang dilakukan dengan pengamatan sewaktusehingga tidak terdapat follow- up. Jumlah sampel yang digunakan ialah 38 orang. Sampel pada penelitianini dipilh menggunakan non- probability sampling yaitu consecutive sampling dimana semua subjek yangdatang secara berurutan dan memenuhi kriteria pemilihan dimasukkan ke dalam penelitian sampai jumlahsubjek yang diperlukan terpenuhi. Usia dengan rentang 51 hingga 60 tahun yang seharusnya megalami polatidur buruk lebih banyak, justru memiliki pola tidur baik dan memiliki hipertensi kategori ringan lebihbanyak. Hasil dari penelitian menggunakan uji Chi Square menunjukkan nilai p=0,384(p 0,05) yang berarti tidak adanya hubungan antara pola tidur dengan tekanan darah. Kata kunci: Pola tidur, Tekanan darah, Hipertensi