This Author published in this journals
All Journal ProNers
., Yesika Agustin
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STUDI FENOMENOLOGI: FAKTOR TERJADINYA KEKAMBUHAN TB PARU DI WILAYAH KECAMATAN PONTIANAK UTARA TAHUN 2015 ., Yesika Agustin
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (2579.377 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.17314

Abstract

Latar belakang : Kekambuhan TB Paru bukanlah hal biasa yang dapat diabaikan begitu saja. Kekambuhan TB paruakan menimbulkan resistensi obat TB. Apabila pasien mengalami resisten terhadap obat anti TB, maka akibatnyaikut menjadi sumber penular kuman TB yang sudah resisten dan dapat meluas sehingga akan sangat sulitditanggulangi. Tujuan : Untuk menganalisis faktor resiko kejadian kekambuhan TB Paru di wilayah Kecamatan Pontianak UtaraTahun 2015. Metodologi Penelitian : Menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan fenomenologi. Data didapatkandengan melakukan wawancara semi terstruktur, menggunakan pedoman wawancara terhadap 5 partisipan. Hasilwawancara dianalisis dengan menggunakan metode analisis Milles and Huberman. Hasil Penelitian : Hasil yang didapatkan adalah 4 tema yaitu: Kurangnya sumber informasi tentang penyakit TBCdan kekambuhannya, sumber penular lain yang dapat menyebabkan TB Paru, riwayat kegagalan pengobatanterdahulu, dan penyakit yang menyertai selain TB Paru.Kesimpulan : Faktor resiko yang dapat mempengaruhi kejadian kekambuhan TB Paru adalah umur yang tuaberkisar 50 tahun dan jenis kelamin laki-laki, pengetahuan yang kurang tentang TB Paru, sumber penular lainseperti keluarga ataupun tetangga di lingkungan sekitar yang juga menderita TB Paru yang dapat menularkan kumanTB, paparan asap rokok dari lingkungan sekitar, kegagalan pengobatan terdahulu, serta penyakit penyerta sepertiDM juga dapat mempengaruhi terjadinya kekambuhan TB Paru.Kata Kunci : Faktor Resiko, Kekambuhan, Tuberkulosis paru.