This Author published in this journals
All Journal ProNers
., Utari Martiningsih
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN PERAN PETUGAS KESEHATAN TERHADAP KEPATUHAN MINUM OBAT ANTIHIPERTENSI PADA PENDERITA HIPERTENSI DI WILAYAH KERJA PUSKESMAS PARIT H. HUSIN II KOTA PONTIANAK ., Utari Martiningsih
ProNers Vol 3, No 1 (2015): Juli
Publisher : Universitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (142.364 KB) | DOI: 10.26418/jpn.v3i1.29496

Abstract

Latar Belakang: Hipertensi merupakan suatu kondisi peningkatan tekanan dipembuluh darah yang terjadi secara terus-menerus dan tergolong penyakit yangtidak dapat disembuhkan namun harus selalu dikontrol dengan mengonsumsi obatantihipertensi secara teratur. Prevalensi hipertensi diperkirakan pada tahun 2025meningkat sebanyak 60%. Penggunaan terapi antihipertensi saja tidak cukupapabila tidak didukung dengan kepatuhan. Dalam pengobatan penyakit kronisseperti hipertensi yang memerlukan pengobatan jangka panjang umumnyaditemukan masalah ketidakpatuhan. Diperkirakan bahwa 50-70% orang tidakmenggunakan obat antihipertensi seperti yang telah ditentukan. Hubungan yangkurang baik antara pasien dengan petugas kesehatan dapat menjadi satu diantarafaktor penghalang yang mempengaruhi kepatuhan. Hal ini dikarenakan peran atausikap seorang petugas kesehatan berkontribusi sebanyak 50% terhadap kualitaspenerimaan perawatan oleh pasien.Tujuan: Untuk mengetahui hubungan peran petugas kesehatan terhadapkepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Wilayah KerjaPuskesmas Parit H. Husin II Kota Pontianak.Metode: Penelitian ini menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan desainpenelitian cross sectional. Teknik sampling yang digunakan metode purposivesampling dengan jumlah sampel 44 responden. Pengumpulan data dilakukandengan melakukan pengukuran nilai peran petugas kesehatan dan kepatuhanminum obat antihipertensi kepada responden.Hasil: Berdasarkan karakteristik responden diperoleh 31,8% responden berusia65 tahun, berjenis kelamin perempuan (56,8%), pendidikan terakhir SMA(34,1%), status pekerjaan pensiunan (40,9%), peran petugas kesehatan baik(77,3%), dan kepatuhan minum obat rendah (84,1%). Analisis bivariat dengan ujiFisher didapatkan nilai p=0,649 (p0,05).Kesimpulan: Tidak terdapat hubungan peran petugas kesehatan terhadapkepatuhan minum obat antihipertensi pada penderita hipertensi di Wilayah KerjaPuskesmas Parit H. Husin II Kota Pontianak.Kata Kunci : Hipertensi, Kepatuhan Minum Obat, Peran Petugas Kesehatan